Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Simbol Kedaulatan: Suriah Miliki Mata Uang Baru

📅 Jumat, 26 Des 2025, 22:42 WIB | Oleh:
Simbol Kedaulatan: Suriah Miliki Mata Uang Baru Doc: AFP

ISTANBUL - Suriah pada Kamis (25/12) mengatakan akan mulai menukar uang kertas lama dengan mata uang nasional baru mulai 1 Januari, sebuah langkah yang dipuji sebagai "awal dari fase ekonomi dan moneter baru."

Gubernur Bank Sentral Abdel Qader al-Hasriya mengatakan dekrit presiden yang mengizinkan penerbitan mata uang baru telah diberlakukan.

Ini adalah tonggak nasional penting yang mencerminkan awal dari fase ekonomi dan moneter baru," tambahnya dalam sebuah pernyataan.

Hasriya mengatakan Dekrit No. 293 tahun 2025 memberikan wewenang kepada bank sentral untuk menetapkan tenggat waktu dan lokasi untuk menukar uang kertas lama dengan yang baru, menambahkan bahwa proses tersebut akan dimulai pada 1 Januari 2026.

Dalam unggahan terpisah, Hasriya mengatakan bank sentral akan mengadakan konferensi pers khusus pada hari Minggu untuk menguraikan detail lengkap proses pertukaran, termasuk jadwal waktu, pusat penukaran yang disetujui, dan langkah-langkah implementasi.

Ia mengatakan konferensi tersebut akan memungkinkan pertanyaan mendapat jawaban langsung dengan transparansi penuh dan mendesak masyarakat untuk mengikuti apa yang digambarkannya sebagai peristiwa nasional yang penting.

Pada Oktober, Hasriya mengatakan mata uang baru Suriah akan diterbitkan dalam enam pecahan tanpa gambar atau simbol, menurut pernyataan yang dimuat oleh kantor berita negara Suriah, SANA.

Warga Suriah masih menggunakan mata uang kertas lama, yang menampilkan gambar-gambar yang terkait dengan pemerintahan sebelumnya, termasuk Presiden Bashar Assad yang digulingkan pada uang kertas 2.000 pound dan ayahnya, Hafez Assad, pada uang kertas 1.000 pound.

Pound Suriah telah mengalami depresiasi tajam, memaksa penduduk untuk membawa segepok uang tunai untuk membayar pengeluaran sehari-hari.

Sejak penggulingan Assad pada 8 Desember 2024, pemerintahan baru Suriah telah meluncurkan reformasi ekonomi dan politik yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi di negara tersebut.

Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia, mengakhiri rezim Partai Ba'ath, yang telah berkuasa sejak 1963. Pemerintahan transisi baru yang dipimpin oleh Presiden Ahmad al-Sharaa dibentuk pada bulan Januari. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.