9 Desa Wisata yang Menarik untuk Dikunjungi Saat Libur Panjang
📅 Jumat, 26 Des 2025, 10:09 WIB | Oleh: Tim PenulisDulunya dikenal sebagai area tambang pasir, Desa Wisata Hijau Bilebante di Nusa Tenggara Barat kini telah bertransformasi menjadi destinasi yang asri dan menenangkan.
Di tengah hamparan sawah yang hijau, pengunjung dapat menikmati spa dan pijat tradisional dengan sentuhan rempah-rempah alami khas desa. Bagi pecinta petualangan, sensasi menjelajah persawahan dengan ATV atau sepeda menambah keseruan pengalaman.
Desa Wisata Hijau Bilebante berhasil meraih berbagai penghargaan, termasuk Best Tourism Villages Upgrade Program dari UNWTO pada 2023, ASEAN Tourism Awards 2025, serta predikat Juara Umum dalam kategori Desa Wisata di Wonderful Indonesia Award 2025 dari Kementerian Pariwisata.
5. Pura Agung Gunung Raung Desa Wisata Taro, Bali
Sebaiknya Anda baca juga:
Desa Wisata Taro menyimpan cerita menarik di setiap sudutnya yang memadukan keindahan alam, budaya, dan nilai spiritual.
Rumah-rumah tradisional di Delodsema Village, Pura Agung Gunung Raung, hingga rumah konservasi lembu putih menjadi simbol yang tak dapat dilewatkan dari desa ini.
Wisatawan dapat menikmati beragam aktivitas, mulai dari trekking ke Air Terjun Yeh Pikat, belajar proses pembuatan perhiasan perak, dan menyaksikan ribuan kunang-kunang menari di The Fireflies Garden pada malam hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
6. Desa Wisata Kreatif Terong, Belitung
Terletak di jalur utama pariwisata Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Desa Wisata Kreatif Terong menjadi bukti transformasi kawasan bekas tambang timah menjadi destinasi wisata yang memadukan alam dan edukasi.
Di Wisata Aik Rusa Berehun, pengunjung dapat merasakan pengalaman desa yang autentik, seperti menangkap udang, ikan, dan kepiting menggunakan cara tradisional masyarakat lokal, dan menjelajahi jalur hiking menuju Bukit Tebalu Simpor Laki untuk menikmati panorama memukau khas Belitung dari ketinggian.
7. Kawasan Pecinan Glodok, Jakarta
Kawasan Pecinan Glodok hadir sebagai jendela waktu yang menggabungkan tradisi, sejarah, dan cita rasa perpaduan Tionghoa-Betawi.
Pengalaman ini bisa didapatkan pengunjung dengan menyusuri lorong-lorong penuh toko klasik hingga mengunjungi kelenteng bersejarah seperti Vihara Dharma Bhakti.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!