Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ilmuwan Ungkap Rahasia Asal-Usul Sapi Asia Timur

📅 Kamis, 25 Des 2025, 20:24 WIB | Oleh:
Ilmuwan Ungkap Rahasia Asal-Usul Sapi Asia Timur Doc: freepix

BEIJING - Ilmuwan Tiongkok dan Korea Selatan (Korsel) berhasil merekonstruksi secara sistematis asal-usul, migrasi, dan evolusi sapi domestik di Asia Timur, yang menantang hipotesis tradisional "asal tunggal", demikian ungkap Universitas Jilin.

Temuan-temuan mereka mengindikasikan bahwa sapi Asia Timur muncul melalui proses panjang yang melibatkan berbagai gelombang introduksi dan integrasi mendalam dengan populasi lokal.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science ini dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Jilin bekerja sama dengan Universitas Nasional Seoul dan sejumlah lembaga arkeologi di Tiongkok.

Dengan mengintegrasikan 166 sampel sapi purba (ancient bovine) dari puluhan situs arkeologi di seluruh Tiongkok yang mencakup rentang waktu hampir 10.000 tahun, tim tersebut berhasil menyusun kumpulan data genomik sapi purba terbesar di dunia dan paling komprehensif secara temporal di Asia Timur.

Bukti genetik mengungkapkan bahwa sekitar 5.000 tahun silam, pada periode Neolitik akhir, Bos taurus diperkenalkan di Lembah Sungai Kuning dan kemudian berkawin silang dengan aurochs liar yang ada di daerah itu.

Sementara itu, sapi domestik awal di Xinjiang menunjukkan kontribusi genetik dari Bos taurus asal Asia Barat dan Bos indicus asal Asia Selatan. Mulai dari akhir Zaman Perunggu hingga Zaman Besi, populasi ini secara bertahap menyebar ke timur hingga ke wilayah Sungai Kuning, terus membentuk struktur genetik sapi di Tiongkok utara.

Kemudian, antara Zaman Besi hingga Dinasti Ming dan Qing, perpaduan lebih lanjut antara kawanan sapi utara dan selatan membentuk dasar genetik sapi Tiongkok modern.

Penelitian ini memberikan peta genetik komprehensif pertama mengenai asal-usul dan penyebaran sapi di Asia Timur, sekaligus memberikan wawasan baru tentang migrasi manusia transkontinental prasejarah, pertukaran teknologi, dan interaksi antarperadaban kuno. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Komisi III DPR Berkunjung k...
Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.