Piala Afrika: Gol Telat Salah Selamatkan Mesir dari Kejutan Zimbabwe
📅 Selasa, 23 Des 2025, 08:59 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
AGADIR, MAROKO — Mohamed Salah menjadi pahlawan Mesir dengan gol penentu di masa tambahan waktu yang memastikan kemenangan dramatis 2-1 atas Zimbabwe dalam laga Grup B Piala Afrika (AFCON) di Agadir, Selasa (23/12) dini hari WIB. Gol telat tersebut menyelamatkan Mesir, juara tujuh kali AFCON, dari hasil mengecewakan usai sempat tertinggal.
Salah datang ke turnamen di Maroko dalam sorotan setelah tidak menjadi starter dalam lima laga beruntun bersama Liverpool, situasi yang bahkan memicu ketegangan dengan manajer Arne Slot. Namun isu masa depannya di Anfield sejenak terlupakan ketika ia memanfaatkan bola liar di kotak penalti dan menaklukkan kiper Zimbabwe berusia 40 tahun, Washington Arubi, dengan sepakan terukur ke sudut gawang.
Laga yang diperkirakan menjadi awal nyaman bagi Mesir justru berubah menjadi ujian berat. Zimbabwe mengejutkan lewat gol Prince Dube pada menit ke-20 dan mempertahankan keunggulan itu hingga Omar Marmoush menyamakan kedudukan pada menit ke-63.
Kemenangan membuat Mesir mengoleksi tiga poin, sejajar dengan Afrika Selatan yang lebih dulu menaklukkan Angola 2-1 di Marrakesh pada rangkaian laga pembuka Grup B.
Mesir langsung menekan sejak awal, memaksa seluruh pemain Zimbabwe bertahan di area sendiri di stadion berkapasitas 40 ribu penonton itu. Salah sempat mengirim umpan berbahaya dan melepaskan tembakan jarak dekat yang diblok, saat The Pharaohs mengepung pertahanan Warriors.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun justru Zimbabwe yang membuka skor. Umpan silang Emmanuel Jalai disambut Dube, yang memutar badan dan melepaskan tembakan rendah melewati kiper veteran Mohamed El Shenawy. Mesir nyaris kembali kebobolan tak lama kemudian ketika bola liar bergulir di area enam yard sebelum akhirnya diamankan El Shenawy.
Pelatih Mesir Hossam Hassan terlihat frustrasi di sisi lapangan. Peluang emas sempat hadir ketika Marmoush lolos dari jebakan offside, tetapi Arubi berani keluar dari sarangnya dan menyapu bola. Menjelang turun minum, Marmoush kembali mengancam lewat tembakan jarak jauh yang ditepis gemilang oleh Arubi. Sementara itu, Mahmoud “Trezeguet” Hassan diganjar kartu kuning setelah terjatuh di kotak penalti.
Babak kedua berjalan dengan pola serupa: tekanan tanpa henti Mesir berhadapan dengan pertahanan disiplin Zimbabwe. Setelah sejumlah peluang terbuang, Mesir akhirnya menyamakan skor pada menit ke-63. Marmoush menusuk dari sisi sempit dan menghantam bola ke gawang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah nyaris mencetak gol penentu 12 menit jelang waktu normal berakhir, namun tembakannya melambung. Gol kemenangan akhirnya datang di masa tambahan waktu—Salah sigap memanfaatkan kemelut dan memastikan tiga poin bagi Mesir.
Sebelum laga, Hossam Hassan menegaskan Salah tidak terganggu oleh spekulasi masa depannya di Liverpool. “Motivasinya sangat, sangat kuat. Salah adalah ikon dan akan tetap menjadi ikon. Dia salah satu pemain terbaik di dunia, dan saya mendukungnya dalam apa pun yang ia lakukan,” ujar Hassan, juara AFCON saat masih bermain.
Salah memang tidak tampil sebagai starter dalam lima laga terakhir Liverpool sebelum AFCON, dan situasi memanas usai hasil imbang Liga Primer melawan Leeds United ketika ia mengaku “dikorbankan” oleh Slot, memicu spekulasi hengkang pada bursa transfer Januari.
Di level tim nasional, Salah membidik sejarah: membawa Mesir meraih gelar AFCON kedelapan. Ia belum pernah mengangkat trofi kontinental tersebut, dengan pencapaian terbaiknya adalah dua kali menjadi runner-up pada 2017 dan 2022.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!