Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Bogor Normalisasi Irigasi di Empat Kecamatan Rawan Banjir

📅 Senin, 22 Jun 2026, 10:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Bogor Normalisasi Irigasi di Empat Kecamatan Rawan Banjir Doc: ANTARA
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyiapkan normalisasi saluran irigasi dan sungai di empat kecamatan guna mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi di wilayah utara.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, di Cibinong, Senin (22/6), mengatakan normalisasi akan dilakukan di Kecamatan Kemang, Ciseeng, Parung, dan Rancabungur yang selama ini menjadi wilayah rawan genangan dan banjir.

"Ketika kondisi cuaca mendukung seperti saat ini, kita harus bergerak cepat melakukan penataan dan normalisasi saluran irigasi maupun sungai," kata Rudy.

Menurut dia, kondisi cuaca yang relatif cerah dan intensitas hujan yang tidak terlalu tinggi menjadi momentum yang tepat untuk melaksanakan pekerjaan normalisasi di sejumlah titik.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Rudy di Kantor Kecamatan Kemang bersama unsur Forkopimcam dan jajaran pemerintah Kecamatan Kemang, Parung, serta Ciseeng.

Rudy menjelaskan pemerintah daerah berupaya mengembalikan fungsi saluran irigasi agar dapat beroperasi optimal dalam mengalirkan air dan mengurangi potensi banjir di wilayah utara Kabupaten Bogor.

Ia menegaskan pemerintah akan mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi kepada masyarakat, terutama bagi bangunan yang berada di area saluran irigasi dan sempadan sungai yang menghambat aliran air.

"Kami berharap ada kesadaran bersama untuk mengembalikan fungsi saluran irigasi sebagaimana mestinya," ujarnya.

Rudy mengajak masyarakat di empat kecamatan tersebut mendukung program normalisasi agar penanganan banjir dapat dilakukan secara menyeluruh.

"Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, persoalan banjir yang hampir selalu terjadi saat hujan di wilayah utara Kabupaten Bogor dapat kita tuntaskan bersama," katanya.

Pemkab Bogor optimistis normalisasi saluran irigasi dan sungai yang dilakukan secara terencana dapat meningkatkan kapasitas aliran air, mengurangi titik rawan banjir, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

23 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.