Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mitos dan Fakta Rambut Beruban, Berikut Penjelasan Dermatolog!

📅 Minggu, 21 Des 2025, 11:42 WIB | Oleh:

Dr. Sarin juga membahas anggapan bahwa uban dini dikaitkan dengan masalah hati atau usus. Menurutnya, tidak ada bukti ilmiah untuk hal ini. Faktor-faktor yang diketahui tetaplah genetika, stres oksidatif, dan kekurangan nutrisi tertentu.

Kiat Praktis Memperlambat Tumbuhnya Uban

Dokter Sarin menyarankan untuk fokus pada asupan vitamin dan mineral yang lebih baik, meningkatkan protein dalam makanan, dan menggunakan pilihan seperti melatonin atau serum berbasis darkenyl.

Intinya sederhana. Rambut beruban adalah hal alami, dan tidak setiap uban perlu dikhawatirkan. Memahami apa yang benar-benar mempengaruhi warna rambut dapat membantu Anda merawat rambut dengan lebih baik, tanpa terpengaruh mitos!

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

45 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.