Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Sebut 9 Gerai NTT Mart Perkuat Rantai Pasok Produk Daerah

📅 Sabtu, 20 Des 2025, 02:20 WIB | Oleh:
Gubernur Sebut 9 Gerai NTT Mart Perkuat Rantai Pasok Produk Daerah Doc: ANTARA/Yoseph Boli Bataona
Ket. Gubernur NTT Melki Laka Lena (kedua dari kiri) dan Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma memberikan keterangan dalam dialog bersama awak media di Kupang, Jumat, (19/12).

KUPANG -- Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena menyebut, sembilan gerai NTT Mart yang telah dibangun di sejumlah kabupaten/kota berkontribusi nyata dalam memperkuat rantai pasok dan promosi produk UMKM daerah.

“NTT Mart merupakan salah satu implementasi konkret dalam mencapai visi pembangunan NTT melalui penyediaan peluang usaha baru, dan memperkuat rantai pasok produk lokal dari desa ke pasar modern,” kata Melki di Kupang, Jumat.

Ia menjelaskan, NTT Mart merupakan implementasi Dasa Cita 1, yakni Dari Ladang dan Laut ke Pasar: Efisien, Modern, dan Aman.

Hingga Desember 2025, Pemerintah Provinsi NTT telah membangun sembilan gerai NTT Mart dengan rincian empat gerai di Pulau Timor, dua di Pulau Flores, dua di Pulau Sumba, dan satu di Pulau Rote.

Selain itu, empat kabupaten lainnya sedang berproses dalam waktu dekat, dengan target pemerataan di seluruh kabupaten/kota.

“NTT Mart menjadi wadah kita untuk menjual produk-produk hilirisasi yang dikerjakan baik itu di tingkat desa, sekolah, maupun komunitas,” ujarnya.

Melki menambahkan, produk yang dipasarkan di NTT Mart dihasilkan melalui program One Village One Product (OVOP) yang diluncurkan pada 25 Mei 2025.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 190 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) telah dibina melalui program tersebut, dengan 44 produk unggulan.

“Program OVOP menunjukkan kemajuan nyata melalui pelatihan, pendampingan, dukungan sarana prasarana, desain kemasan, serta fasilitasi perizinan dan sertifikasi produk,” tambahnya.

Menurut dia, dengan dukungan sosialisasi, pemantauan, dan koordinasi lintas daerah, OVOP menjadi langkah strategis dalam mendorong produk unggulan berbasis potensi lokal yang memiliki nilai tambah, daya saing, sera mampu memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan.

Ia juga memastikan pemerintah provinsi terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya sinkronisasi dan optimalisasi Dasa Cita 1, sehingga program NTT Mart dan OVOP dapat berkembang sesuai potensi lokal dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.