Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Legislator Tinjau Pengerjaan Saluran Air di Jelambar Baru Jakbar

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 15:43 WIB | Oleh:
Legislator Tinjau Pengerjaan Saluran Air di Jelambar Baru Jakbar Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth turun langsung meninjau perkembangan pengerjaan saluran air di wilayah RT 02/RW 06, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Rabu (30/9)

JAKARTA -- Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth turun langsung meninjau perkembangan pengerjaan saluran air di wilayah RT 02/RW 06, Kelurahan Jelambar Baru, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat yng bertujuan mencegah terjadinya genangan air di lingkungan warga.

“Pengerjaan saluran air tersebut merupakan salah satu upaya untuk memperlancar aliran air sekaligus membantu mengurangi potensi genangan di lingkungan warga,” kata Hardiyanto Kenneth saat mengawal aspirasi masyarakat dalam Reses (Serap Aspirasi Masyarakat) ke-II Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan reses tidak hanya menjadi momentum untuk menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga memastikan aspirasi yang disampaikan warga dapat dikawal hingga diwujudkan menjadi pembangunan yang nyata dan bermanfaat.

Ia mengingatkan pihak pelaksana agar proses pengerjaan dilakukan secara hati-hati terutama pada saat pembongkaran, pekerja diminta memperhatikan pondasi dan struktur rumah warga agar tidak mengalami kerusakan.

Selain itu, aliran air bersih yang digunakan warga juga harus dipastikan tetap aman dan tidak terganggu selama proses pengerjaan berlangsung.

"Kami ingin memberikan manfaat, terutama dalam mengurangi genangan ketika hujan. Karena itu, pengerjaan harus dilakukan dengan baik, sesuai perencanaan dan memperhatikan kualitas agar bisa digunakan dalam jangka panjang," kata dia.

Dia juga meminta pihak pelaksana memperhatikan kondisi di sekitar lokasi pengerjaan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.

Menurutnya, koordinasi antara pelaksana pekerjaan, pemerintah daerah, dan warga diperlukan agar proses pembangunan tidak menimbulkan persoalan baru di lingkungan.

"Yang tidak kalah penting adalah bagaimana setelah selesai nanti masyarakat ikut menjaga,” kata dia.

Ia mengatakan jangan sampai saluran yang sudah dibangun dengan anggaran pemerintah kemudian kembali tersumbat karena sampah atau digunakan tidak sesuai fungsinya.

“Ini fasilitas bersama sehingga tanggung jawab menjaganya juga menjadi tanggung jawab bersama," kata dia

Dirinya berharap warga dapat memberikan dukungan selama proses pengerjaan berlangsung.

Dia juga meminta masyarakat bersabar apabila terdapat gangguan sementara, seperti akses jalan yang harus menyesuaikan dengan proses pembangunan.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar ikut merawat saluran air setelah pengerjaan selesai. Warga diminta tidak membuang sampah ke dalam saluran karena dapat menghambat aliran air dan mengurangi fungsi drainase.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.