Wali Kota Bandung Pastikan Stok dan Harga Kebutuhan Pokok, Aman dan Terkendali
📅 Rabu, 17 Des 2025, 16:57 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Kota Bandung masih dalam kondisi aman dan terkendali. Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi Pasar Kosambi, Selasa (16/12).
Menurut Wali Kota Farhan, secara rata-rata harga di Pasar Kosambi masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Harga kebutuhan pokok utama juga masih dalam batas wajar.
“Sejauh ini saya melihat harga beras, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam masih baik. Suplai minyak goreng juga sangat bagus. Alhamdulillah,” ujar Wali Kota Farhan.
Ia mengakui terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas. yang dipicu oleh meningkatnya permintaan.
Wali Kota Farhan memastikan, penyaluran bahan pangan untuk program MBG yang langsung berasal dari penyuplai tidak mengganggu pasokan kebutuhan masyarakat sehari-hari di pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Artinya ada peningkatan volume suplai yang cukup baik. Hampir semua harga memang naik sedikit, tapi masih dalam jangkauan yang bisa diperkirakan,” kata dia.
Terkait potensi kenaikan harga ke depan, Wali Kota Farhan berharap kondisi cuaca ekstrem telah berlalu sehingga tidak mengganggu masa panen cabai dan bawang merah hingga sayuran lainnya.
“Sayuran sangat bergantung pada cuaca. Mudah-mudahan stok tetap terjaga,” ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pemimpin cabang Bulog Bandung, Ashville Nusa Pananta, mengungkapkan stok beras di Kota Bandung relatif aman. Saat ini, Bulog memiliki cadangan sekitar 21.000 ton beras yang diperkirakan cukup untuk kebutuhan enam bulan ke depan.
“Untuk minyak goreng stoknya juga cukup banyak. Namun sebagian dialokasikan untuk bantuan sosial hingga akhir tahun,” ungkap dia.
Di tempat yang sama, Kepala BPS Kota Bandung, Samiran menjelaskan, kenaikan harga paling signifikan terjadi pada komoditas cabai. Berdasarkan pemantauan dari Relatif Harga (RH) cabai mengalami kenaikan sekitar 10 persen dibandingkan harga normal.
“Cabai memang paling fluktuatif. Kalau harganya di atas indeks tertentu, langsung kami pantau karena rawan kenaikan,” ujar dia.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny A. Nurudin. Ia mengatakan kenaikan harga cabai, khususnya cabai rawit domba yang sempat mencapai Rp100.000 per kilogram, dipengaruhi oleh faktor cuaca.
“Komoditas lain masih dalam batas wajar. Telur ayam di kisaran Rp30.000–Rp32.000 per kilogram, daging ayam sekitar Rp40.000–Rp42.000 per kilogram, dan beras masih normal,” jelas Ronny.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!