Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBNU Kerahkan Seluruh Elemen NU Bantu Korban Bencana di Sumatera

📅 Selasa, 16 Des 2025, 17:40 WIB | Oleh:
PBNU Kerahkan Seluruh Elemen NU Bantu Korban Bencana di Sumatera Doc: ANTARA/HO-PBNU
Ket. Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf melepas Tim NU Peduli yang akan membantu penyintas banjir di Sumatera, Selasa (16/12).

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengerahkan seluruh elemen jamiyah dan badan otonom (banom) NU untuk terlibat aktif membantu penanggulangan dampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini menjadi bagian dari gerakan solidaritas nasional NU bagi warga terdampak.

“Tidak ada alasan bagi jamiyah Nahdlatul Ulama (NU), dalam keadaan apapun, untuk tidak tetap hadir dalam khidmah berkontribusi dalam upaya penanggulangan dampak dari bencana-bencana yang terjadi tersebut,” ujar Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf di Jakarta, Selasa.

PBNU telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Tim NU Peduli yang terdiri dari berbagai elemen, antara lain LPBI, LazisNU, dan GP Ansor. Satgas ini bertugas mengoordinasikan langkah-langkah di lapangan, mulai dari pendirian posko, perekrutan relawan, hingga mobilisasi sumber daya.

Gus Yahya, sapaan Yahya Cholil syaquf,  mengatakan PBNU secara intensif berkomunikasi dengan struktur NU di seluruh Indonesia, mulai dari pengurus wilayah hingga cabang, guna menggalang gerakan nasional kesetiakawanan NU.

“Alhamdulillah, dalam waktu beberapa minggu kita telah berhasil memobilisasikan sejumlah resources yang untuk ukuran NU cukup signifikan. Ini akan terus kita kembangkan bersama-sama dengan warga NU di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menghadapi tantangan bangsa, termasuk bencana alam, kata dia, tidak ada pilihan lain selain membangun konsolidasi dan kebersamaan lintas elemen di lingkungan NU.

“Hadirnya NU dalam peristiwa-peristiwa seperti ini bukan semata soal kepentingan orang per orang, tetapi kepentingan bersama, kepentingan jamiyah NU, dan kepentingan segenap bangsa Indonesia,” kata Gus Yahya.

Ia menyampaikan perlunya rekaman data mengenai sumber daya dan bantuan yang dimiliki oleh NU guna mempersiapkan langkah tertentu jika suatu waktu dibutuhkan tindakan khusus.

“Saya minta ada sistem recording yang baik terkait data sehingga bisa mudah evaluasi apabila ada di tengah jalan membutuhkan respons tertentu, karena kita juga belum tahu keadaan lapangan apakah membaik atau bagaimana,” kata Gus Yahya.

“Pada titik tertentu harus ada respons khusus yang dirancang khusus. Kita harus tahu betul resources kita. Bagaimana menggalang resources tambahan dari mana kita bisa dapatkan,” ucapnya.

Di sisi lain ia mengapresiasi Tim NU Peduli yang terus bergerak dan telah menghimpun dana bagi warga terdampak di Sumatera. “Dari LPBI bantuan senilai Rp2,1 miliar, dari LazisNU senilai Rp2,5 miliar, sedangkan oleh GP Ansor senilai Rp3,5 miliar,” kata Gus Yahya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Penurunan jumlah penduduk m...
Luar Negeri
Korban Gempa Kolombia Terus...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.