Kebakaran Hari Ini: Pasar Induk Kramat Jati Ludes Terbakar, Pramono Pastikan Kerugian Pedagang Ditanggung Asuransi
📅 Senin, 15 Des 2025, 20:52 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kerugian pedagang akibat kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, ditanggung oleh asuransi.
Kepastian ini diberikan di tengah upaya penanganan dampak kebakaran yang menghanguskan ratusan kios.
“Dirut (Direktur Utama) Pasar Jaya sudah memberi laporan bahwa untuk kerugian itu, karena diasuransikan, sehingga dengan demikian di-cover oleh asuransi,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin.
Dia menjelaskan skema asuransi tersebut mencakup kerugian atas barang dagangan pedagang yang terdampak kebakaran.
Namun, dia mengaku belum mengetahui secara rinci apakah asuransi juga menanggung kerugian lain, seperti uang tunai pedagang yang ikut terbakar di kios.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Yang jelas pasti, yang menyangkut barang dagangan,” ujar Pramono.
Sebelumnya, Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur Abdul Wahid mengungkapkan kerugian akibat kebakaran 350 kios di Pasar Induk Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Kampung Tengah, pada Senin (15/12) pagi mencapai Rp10 miliar.
Perumda Pasar Jaya juga bergerak cepat menyiapkan tempat penampungan sementara bagi pedagang yang terdampak kebakaran tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami sedang berkoordinasi untuk menyiapkan tempat penampungan pedagang agar mereka bisa kembali berdagang," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan.
Menurut dia, tempat penampungan itu ditargetkan dapat digunakan dalam waktu tiga hari ke depan sehingga aktivitas perdagangan tetap berjalan.
Tidak Pengaruhi Stok
Gubernur Pramono juga menyebut kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, tidak mempengaruhi stok pisang dan pepaya di ibu kota.
“Karena stok kita kan sebenarnya agak berlebih, sehingga apa yang terjadi di lapangan tidak mengganggu sama sekali untuk kekurangan stok di Jakarta,” kata Pramono saat dijumpai di Balai Kota DKI Jakarta, Senin.
Untuk itu, kata dia, kebakaran tersebut juga tidak akan mempengaruhi kenaikan harga pepaya maupun pisang di Jakarta.
Sebelumnya, Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengungkapkan kerugian akibat kebakaran 350 kios di Pasar Induk Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Kelurahan Kampung Tengah, pada Senin (15/12) pagi mencapai Rp10 miliar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!