Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Militer Jepang Masih Menakutkan bagi Tiongkok. Dampak Trauma Penjajahan

📅 Minggu, 14 Des 2025, 08:12 WIB | Oleh:

Selain PM Takaichi, saat ini di Jepang juga mengalami peningkatan dukungan terhadap partai populis sayap kanan yang tadinya tidak dikenal, Sanseito. Partai tersebut dalam pemilihan parlemen majelis tinggi mendapat 15 kursi dari tadinya hanya 1 kursi.

Slogan yang mereka angkat adalah "Jepang Pertama", terinspirasi dari "Amerika Pertama" milik Presiden AS Donald Trump. Pendiri Sanseito, Sohei Kamiya, merupakan mantan manajer supermarket dan anggota cadangan Pasukan Bela Diri Jepang. Ia menyebut Trump memberikan pengaruh bagi "gaya politiknya yang berani".

Sanseito, yang berarti "berpartisipasi dalam politik," didirikan pada 2020, saat pandemi COVID-19 dan mendapatkan popularitas melalui video YouTube dan media sosial melalui kampanye anti-vaksin dan anti-globalisme untuk masyarakat yang tidak puas dengan partai-partai konvensional.

Meski menyebut tidak mempromosikan xenofobia, tapi Sanseito menyebut masyarakat Jepang merasa tidak nyaman dan tidak puas karena tidak ada aturan yang ditetapkan untuk menerima orang asing.

Orang asing yang dimaksud bukan hanya mereka yang tinggal untuk bersekolah dan bekerja di Jepang tapi juga wisatawan yang semakin banyak datang ke Jepang karena nilai yen yang lemah sehingga memungkinkan peningkatan arus turis ke negara tersebut, tapi turis disebebut berperilaku tidak sopan dan tidak menghormati norma kesopanan di Jepang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.