Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imigrasi Jepang Makin Ketat, Warga Asing Harus Penuhi Syarat Spesifik Jika Ingin Menetap Lama

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 09:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Imigrasi Jepang Makin Ketat, Warga Asing Harus Penuhi Syarat Spesifik Jika Ingin Menetap Lama    Doc: Politico
Ket. PM Jepang Sanae Takaichi

TOKYO - Jepang memperketat persyaratan bagi warga asing yang ingin memperoleh izin tinggal tetap, bagian dari upaya Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk memperketat kontrol imigrasi.

Berdasarkan peraturan baru yang akan diberlakukan secara bertahap, warga asing yang ingin menetap di Jepang secara permanen harus membuktikan bahwa pendapatan tahunan mereka di atas rata-rata dan mereka dapat melakukan percakapan santai dalam bahasa Jepang.

Biaya permohonan juga akan naik 20 kali lipat mulai hari Kamis (1/10), dan di salah satu kantor imigrasi di pusat Tokyo yang dikunjungi AFP minggu ini, ratusan orang mengantre, berharap dapat menyelesaikan prosedur sebelum kenaikan tarif tersebut.

"Saya mengerti bahwa terlalu banyak menerima orang asing... mungkin akan mengurangi keunikan budaya Jepang. Tetapi pada saat yang sama, mengingat angka kelahiran yang rendah dan populasi yang menua, Jepang harus menerima orang asing," kata Yujie Chono, seorang mahasiswa kelahiran Amerika yang termasuk di antara mereka yang antre.

Pria berusia 22 tahun itu mengatakan kepada AFP, dalam bahasa Jepang yang fasih, dia telah menunggu selama lima jam untuk mengajukan dokumennya.

Pedoman sebelumnya tidak menetapkan ambang batas spesifik untuk pendapatan, pensiun, atau kemampuan berbahasa.

Meskipun Jepang memiliki populasi yang menua dengan cepat dan mengalami kekurangan tenaga kerja di banyak sektor, penentangan terhadap imigrasi semakin meningkat, mendorong Takaichi untuk mendesak peraturan yang lebih ketat terhadap warga negara asing.

"Seiring meningkatnya jumlah warga asing yang tinggal di Jepang, pemerintah menghadapi kenyataan bahwa sebagian warga negara merasa cemas dan tidak adil," kata Takaichi dalam unggahan panjangnya di X pada hari Minggu. Ia mendorong "koeksistensi yang tertib" dengan warga negara asing.

Program-program untuk menarik pekerja internasional telah memicu kekhawatiran publik.

Sentimen anti-imigrasi telah menyebar di media sosial dan klaim palsu telah beredar luas, termasuk bahwa sebagian besar pembayaran kesejahteraan di Jepang diberikan kepada warga asing dan mereka membuat jalanan Jepang menjadi kurang aman.

Namun, para ahli dan banyak pemimpin bisnis memperingatkan, Jepang harus menerima lebih banyak pekerja asing untuk dapat mempertahankan keberlanjutannya.

Jepang perlu membuka pintu bagi lebih banyak warga asing, demikian pernyataan harian bisnis Nikkei dalam sebuah editorial baru-baru ini.

"Jepang harus berhenti memandang warga asing hanya sebagai tenaga kerja sementara dan sebaliknya mendorong pemukiman jangka panjang mereka dengan memperluas pendidikan bahasa Jepang dan meningkatkan perlakuan terhadap mereka," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Regulator AS Selidiki Anthr...
Megapolitan
Cari SIM Keliling Terdekat ...
Olahraga
Balapan MotoGP Mandalika Bi...
Advertisement
Emas..emas..emas, Ashrifah Jadi Srikandi Asia Raih Medali Emas Panahan

Emas..emas..emas, Ashrifah Jadi Srikandi Asia Raih Medali Emas Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.