Ekstrawaspada, Cuaca Sedang Mengerikan, 14 Orang Tewas Tersambar Petir
📅 Minggu, 14 Des 2025, 08:21 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ant
JAKARTA – Masyarakat di mana pun harap waspada sekali karena cuaca benar-benar tidak bersahabat dan mengancam. Sambaran petis telah menewaskan 14 orang di Malawi selama dua pekan terakhir, sementara 8.000 rumah hancur akibat hujan lebat yang terus mengguyur negara Afrika Tenggara tersebut, kata pejabat manajemen bencana, Jumat (12/12).
Komisaris Departemen Urusan Manajemen Bencana (DoDMA) yang dikelola negara, Wilson Moleni, mengatakan kepada wartawan di ibu kota, Lilongwe, bahwa kematian dan kerusakan telah dilaporkan di berbagai bagian negara.
"Tetapi karena negara ini masih mengalami hujan lebat, ada kemungkinan jumlah korban tewas akan meningkat seiring waktu," kata Moleni.
Dia mengatakan organisasinya bekerja "tanpa lelah" untuk memberikan dukungan kemanusiaan kepada mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat hujan di seluruh negeri.
"Kami hanya mengimbau masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan karena negara ini terus hujan sehingga hal ini dapat mencegah hilangnya nyawa lebih lanjut," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tahun lalu, pada waktu yang sama, setidaknya delapan orang tewas, dan 10.000 keluarga kehilangan tempat tinggal akibat hujan lebat.
Pada 2023, Topan Freddy menewaskan ribuan orang di wilayah selatan negara itu dan menyebabkan jutaan orang lainnya mengungsi. Negara itu belum pulih dari kehancuran ekonomi akibat topan tersebut. Selama dua tahun terakhir, negara itu mengalami kekurangan pangan yang parah.
Bulan lalu, Presiden Malawi Arthur Peter Mutharika mendeklarasikan keadaan bencana nasional di seluruh 26 distrik negara itu dan menyerukan bantuan kemanusiaan yang mendesak, tetapi menurut DoDMA, masih ada "defisit pendanaan yang sangat besar" untuk mencegah krisis kemanusiaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mayoritas Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu.
Prakirawati BMKG Wahyu Annisa dalam siaran prakiraan cuaca di Jakarta, Minggu, menyampaikan bahwa untuk wilayah Indonesia bagian barat masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan petir di sejumlah kota.
“Di wilayah barat Indonesia terdapat potensi hujan petir di Pekanbaru, Jambi, Pangkalpinang, Bandar Lampung, Serang, Palangkaraya, dan Banjarmasin,” katanya.
Selain itu, Annisa menjelaskan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Padang. Sementara, hujan ringan diprakirakan turun di Medan, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Tanjung Selor, dan Samarinda.
Adapun kondisi cuaca berawan tebal diprakirakan menyelimuti Banda Aceh dan Surabaya. Sementara untuk wilayah Indonesia bagian timur, Annisa menyebut potensi hujan petir perlu diwaspadai di Mamuju.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!