Gas PGN Masuk Puri Bintaro & Kucica, Akhir 2025 Warga Tangsel Makin Santai Masak Tanpa Tabung
📅 Sabtu, 13 Des 2025, 12:35 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) kembali memperluas penyaluran gas bumi rumah tangga dengan melakukan pengaliran perdana ke Perumahan Puri Bintaro dan Kucica, Tangerang Selatan, pada Jumat (12/12/2025). Langkah ini menandai bertambahnya wilayah layanan gas bumi PGN sekaligus memperkuat posisi Tangerang Selatan sebagai salah satu daerah dengan cakupan jaringan gas rumah tangga terbesar.
Dengan pengaliran terbaru tersebut, PGN sebagai Subholding Gas PT Pertamina kini telah melayani 118 cluster atau area perumahan di wilayah Tangerang Selatan. Penambahan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menyediakan energi bersih yang praktis, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat perkotaan.
Group Head City Gas Project PT PGN, Lebinner Sinaga, menegaskan bahwa pengembangan jaringan gas rumah tangga akan terus digenjot di berbagai daerah di Indonesia. Program ini sejalan dengan visi City Gas Project PGN yang mengusung semangat pemerataan akses energi melalui slogan "Jargas untuk rakyat".
"Kami akan terus berusaha keras menyalurkan gas bumi kepada pelanggan rumah tangga hingga ke seluruh penjuru negeri sesuai dengan slogan kami, jargas untuk rakyat, selain itu saat ini gas alam juga sudah dimanfaatkan oleh UMKM dan pelanggan komersial," kata Lebinner Sinaga.
Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan gas bumi tidak hanya memberi kemudahan bagi rumah tangga, tetapi juga membantu sektor usaha meningkatkan efisiensi penggunaan energi. Efisiensi tersebut diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi berbasis subsidi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga akhir 2025, PGN telah membangun jaringan pipa gas dengan total panjang mencapai 2.698 kilometer di berbagai wilayah Indonesia. Infrastruktur tersebut saat ini melayani lebih dari 814.000 pelanggan rumah tangga yang tersebar di sejumlah kota dan kabupaten.
Jaringan gas PGN menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan bahan bakar konvensional, mulai dari ketersediaan gas selama 24 jam hingga tingkat keamanan yang lebih terkontrol. Selain itu, penggunaan gas bumi dinilai lebih ramah lingkungan dan mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan beban subsidi energi nasional.
Pengembangan jaringan gas rumah tangga PGN juga menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang terus berjalan hingga saat ini. Selain Tangerang Selatan, proyek serupa tengah berlangsung di sejumlah daerah seperti Surabaya, Gresik, Sleman, Dumai, Medan, Musi Banyuasin, Banyuasin, Batam, dan Cirebon.
Sebaiknya Anda baca juga:
Project Manager City Gas 2 PT PGN, Rudi Permadi, menyampaikan bahwa perluasan jaringan gas akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi semakin banyak keluarga. Menurutnya, gas bumi membuat aktivitas memasak menjadi lebih tenang tanpa kekhawatiran kehabisan pasokan.
"Penggunaan juga lebih nyaman lantaran jaringan pipa PGN terpisah dan tertanam di bawah tanah, sehingga pelanggan tidak akan direpotkan lagi dengan urusan copot-pasang tabung gas," ujar Rudi Permadi.
Ia menambahkan bahwa hingga akhir tahun 2025, total konstruksi jaringan pipa distribusi PGN di Tangerang Selatan telah mencapai 353 kilometer. Jaringan tersebut telah melayani sebanyak 9.388 pelanggan rumah tangga dan jumlahnya diproyeksikan terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap gas alam.
Pengaliran gas perdana di Cluster Puri Bintaro dan Cluster Kucica menjadi penutup proyek jargas PGN di Tangerang Selatan pada tahun ini. Kedua kawasan tersebut tercatat sebagai cluster terakhir yang dialiri gas bumi PGN sepanjang 2025.
Salah satu warga Puri Bintaro, Gamawati selaku Ketua RW 09, menyambut positif kehadiran jaringan gas PGN di lingkungan tempat tinggalnya. Ia menilai gas bumi lebih aman dan efisien untuk kebutuhan sehari-hari dibandingkan gas tabung.
"Dari segi keamanan, gas alam lebih aman daripada gas yang biasa kita beli, pastinya lebih murah dari gas yang sebelumnya kita pakai," ujar Gamawati.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!