Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendaki Gunung Rinjani Diminta Waspada Cuaca Ekstrem, Pendaki Gunung Sumbing Waspadai Hipotermia

📅 Selasa, 09 Des 2025, 16:06 WIB | Oleh:
Pendaki Gunung Rinjani Diminta Waspada Cuaca Ekstrem, Pendaki Gunung Sumbing Waspadai Hipotermia Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi
Ket. Kawasan Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, Selasa (9/12).

Mataram -- Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengingatkan para pendaki Gunung Rinjani untuk tetap waspada terhadap potensi bencana dampak cuaca ekstrem di akhir 2025.  

"Kami mengimbau kepada seluruh pendaki dan pengunjung untuk tetap waspada," kata Kepala Pengendali Ekosistem Hutan Balai TNGR NTB Budi Soesmardi di Mataram, Selasa.

Ia mengatakan akibat cuaca ekstrem yang terjadi di akhir 2025 mengakibatkan lokasi kawasan di jalur naga yang merupakan jalur menuju ke Pelawangan Sembalun licin. Hal ini disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi di jalur wisata pendakian Sembalun, kemiringan topografi jalur dan struktur tanah berpasir. 

"Sehingga menyebabkan jalur longsor dan membuat rongga yang cukup dalam," katanya. 

Ia mengatakan untuk antisipasi dan langkah yang di tempuh yaitu menginformasikan kepada pengunjung, pemandu dan pelaku wisata agar lebih berhati-hati saat melewati jalur tersebut serta melakukan perbaikan jalur. 

"Kami juga membuat penahan menggunakan karung," katanya. 

Ia mengatakan berdasarkan prakiraan cuaca resmi dari BMKG Nusa Tenggara Barat, khususnya Pulau Lombok, diperkirakan ada dalam kondisi waspada yakni hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan potensi petir. 

Sebagai kawasan konservasi dengan karakteristik topografi terjal, hujan deras di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dapat meningkatkan risiko jalur pendakian licin dan longsor, luapan air sungai dan pohon tumbang serta suhu dingin ekstrem. 

Oleh karena itu, diharapkan seluruh pendaki dan pengunjung mengecek prakiraan cuaca sebelum memulai aktivitas, gunakan perlengkapan tahan air dan penghangat tubuh, ikuti arahan petugas dan SOP pendakian.

"Prioritaskan keselamatan, bukan hanya pencapaian puncak," katanya.

Gunung di Jawa Tengah

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mengimbau bagi para pendaki yang hendak melakukan pendakian di Gunung Sumbing, Sindoro, dan Prahu, agar memperhatikan cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto, Senin, mengatakan pihaknya telah membuat siaga darurat terkait cuaca ekstrem ini hingga Februari 2026.

"Terkait dengan para pendaki, terutama pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kemendagri terkait imbauan-imbauan, dan untuk cuaca ekstrem ini, khususnya di Kabupaten Temanggung, kami telah membuat siaga darurat sampai dengan akhir bulan Februari 2026," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

54 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.