Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Erupsi Gunung Dukono Telan Korban, Satu Pendaki Ditemukan Meninggal

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 00:11 WIB | Oleh:
Erupsi Gunung Dukono Telan Korban, Satu Pendaki Ditemukan Meninggal Doc: ANTARA/Andri Saputra
Ket. Seorang anggota tim SAR gabungan berkomunikasi dengan rekannya dalam operasi pencarian pendaki korban erupsi Gunung Dukono di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Sabtu (9/5). Pada hari kedua operasi, tim SAR gabungan membagi personel ke dalam empat Search and Rescue Unit (SRU) untuk menyisir area pencarian.

DENPASAR, BALI - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan menemukan satu orang pendaki korban erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Denpasar, Bali, Sabtu malam, mengatakan bahwa korban berinisial E yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) tersebut ditemukan sekitar pukul 14.30 WIT.

Berdasarkan laporan yang diterima BNPB, korban ditemukan di area sekitar 50 meter dari bibir kawah utama Gunung Dukono. Dalam hal ini, jasad korban awalnya tertutup material pasir vulkanik dan baru mulai terlihat setelah lokasi pencarian diguyur hujan deras yang menyapu sebagian material tersebut.

Menurut Abdul, saat ini jenazah korban berada di RSUD Tobel, setelah melewati proses evakuasi yang penuh kehati-hatian mengingat aktivitas vulkanik Gunung Dukono masih fluktuatif dan tebalnya pasir vulkanik di lokasi kejadian.

Selain itu, tim di SAR juga telah mengidentifikasi dua titik timbunan material pasir yang diduga kuat sebagai lokasi keberadaan dua korban lainnya. Adapun kedua titik tersebut berada dalam radius sekitar tiga meter dari lokasi penemuan korban pertama.

"Dua titik itu sudah ditandai menggunakan koordinat GPS," kata dia, seraya menambahkan karena kondisi cuaca yang mulai gelap dan aktivitas vulkanik yang masih tinggi, tim memutuskan untuk memprioritaskan evakuasi korban pertama dan menghentikan sementara pencarian demi keselamatan personel.

Sebagaimana hasil evaluasi operasi hari ini, tim SAR gabungan dijadwalkan akan melanjutkan penyisiran dan penggalian di dua titik koordinat yang telah ditandai tersebut, Minggu (10/5).

Operasi ini dipimpin oleh Kepala Kantor SAR Ternate dan Kepala BPBD Halmahera Utara.

BNPB kembali menegaskan agar masyarakat dan wisatawan mematuhi larangan pendakian dan tetap berada di luar radius bahaya yang telah ditetapkan oleh Badan Geologi guna menghindari jatuhnya korban jiwa lebih lanjut akibat aktivitas vulkanik yang masih dinamis. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.