Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Melaju! Investasi KEK Meroket ke Rp314 Triliun, Lampaui Proyeksi Pemerintah

📅 Selasa, 09 Des 2025, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonomi Melaju! Investasi KEK Meroket ke Rp314 Triliun, Lampaui Proyeksi Pemerintah Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi-Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Jawa Tengah.

JAKARTA – Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menunjukkan dinamika yang semakin strategis dalam mendorong transformasi ekonomi daerah.

Fasilitas fiskal dan nonfiskal yang ditawarkan—mulai dari insentif pajak, kemudahan perizinan, hingga ketersediaan infrastruktur terpadu—membuat KEK menjadi magnet bagi sektor industri berorientasi ekspor, pariwisata premium, serta pengolahan sumber daya alam bernilai tambah.

Tantangan utama justru berada pada kecepatan realisasi investasi dan kesinambungan pasokan infrastruktur pendukung, termasuk energi dan logistik.

Optimalisasi tata kelola, percepatan konektivitas, serta kepastian regulasi menjadi faktor kunci untuk memastikan investasi di KEK tidak hanya meningkat secara nominal, tetapi juga menghasilkan efek rambatan yang signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, dan penguatan struktur ekonomi lokal.

Plt Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Rizal Edwin Manansang mengatakan sejak 2012 hingga kuartal III 2025, realisasi investasi di KEK mencapai 18,83 miliar dolar AS atau Rp314 triliun.

Tahun ini, nilai investasi yang terserap mencapai 3,6 miliar dolar AS atau Rp60 triliun.

"Pada tahun ini saja, 2025, KEK menghasilkan investasi Rp3,6 miliar, melampaui target tenaga kerja dengan menciptakan lebih dari 79 ribu lapangan kerja, serta mencapai (nilai) ekspor 5,43 miliar dolar AS. Hal ini menunjukkan kontribusi mereka yang kuat dan konsisten terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Edwin dalam acara Indonesia Special Economic Zone (SEZ) Business Forum di Jakarta, Selasa (9/12).

Edwin menjelaskan realisasi investasi tersebut tumbuh 29,48 persen dibandingkan kuartal III 2024 yang mencapai Rp242,5 triliun.

Sementara, dari sisi serapan tenaga kerja, KEK juga melampaui target.

Secara kumulatif, sebanyak 237 ribu pekerjaan baru tercipta sejak berbagai KEK mulai beroperasi.

Khusus sepanjang 2025, jumlahnya mencapai 79 ribu lapangan kerja baru, jauh di atas target awal yang dipatok sekitar 45 ribu pekerja.

"Kita malah lebih dari target. Kita targetnya 45 ribuan, tapi bisa sampai 79 ribu new jobs," ujar Edwin.

Pencapaian tersebut mencerminkan efisiensi operasional KEK, termasuk nilai incremental capital output ratio (ICOR) yang lebih rendah dibandingkan kawasan di luar KEK.

Pemerintah menyebut performa ini menegaskan posisi KEK sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dengan iklim investasi yang lebih kompetitif, didukung insentif fiskal dan nonfiskal, proses perizinan yang lebih ringkas, serta infrastruktur terintegrasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Kekeringan dan Gelombang Pa...
Rona
Tips Mengelola Bisnis Tempa...
Olahraga
Laga Pramusim: Liverpool Ta...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.