Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Pramono Dianugerahi 'People of the Year 2025', Dinilai Sukses Ciptakan Pendidikan Inklusif

📅 Senin, 08 Des 2025, 17:35 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Dianugerahi 'People of the Year 2025', Dinilai Sukses Ciptakan Pendidikan Inklusif Doc: Pemprov DKI Jakarta

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meraih penghargaan "People of the Year 2025" dari Metro TV sebagai tokoh yang dinilai berhasil mendorong lahirnya pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Penghargaan tersebut diberikan atas komitmennya memperluas akses program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) bagi warga Jakarta di seluruh jenjang pendidikan.

Program KJP Plus kini menjangkau siswa SD, SMP, hingga SMA, sementara KJMU diperluas untuk mahasiswa S1, S2, dan S3. Selain itu, posko layanan KJP Plus dan KJMU telah disediakan di setiap kantor kecamatan sehingga warga dapat lebih mudah mengakses bantuan pendidikan tanpa harus menempuh jarak jauh.

"Penghargaan ini saya dedikasikan kepada anak-anak muda Jakarta yang ingin meningkatkan kualitas pendidikannya. Ini saya persembahkan sepenuhnya," ujar Gubernur Pramono saat menerima penghargaan di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (8/12).

Ia menegaskan bahwa program pendidikan yang dikembangkan Pemprov DKI bertujuan memotong garis ketidakberuntungan yang dialami sebagian keluarga di Jakarta.

"Untuk hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan, bukan hanya SD, SMP, SMA, tetapi juga hingga S1, S2, dan S3 melalui program KJMU. Mudah-mudahan mereka semakin rajin belajar," lanjutnya.

Pramono menilai pendidikan adalah kunci utama untuk mengubah masa depan seseorang, sekaligus strategi penting dalam upaya menurunkan gini rasio di Jakarta. Ia menyebut akses pendidikan yang merata dapat mempersempit gap kesejahteraan warga dan mendorong lahirnya generasi yang lebih kompetitif.

Selain memperluas KJP Plus dan KJMU, Pemprov DKI Jakarta juga menjalankan program pemutihan ijazah bagi warga yang ijazahnya tertahan karena alasan biaya. Program ini disebut sebagai salah satu wujud nyata keberpihakan terhadap kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi kendala untuk menyelesaikan administrasi pendidikan.

"Pendidikan yang kami rintis ini memberikan kesempatan bagi siapa pun untuk meraih pendidikan setinggi mungkin. Bahkan program pemutihan ijazah akan terus kami lanjutkan," pungkas Gubernur Pramono.

Ia menegaskan bahwa pendidikan akan menjadi salah satu prioritas utama Pemprov DKI Jakarta tahun-tahun mendatang. Dengan berbagai program afirmasi yang diperluas, pemerintah daerah berharap generasi muda Jakarta dapat meningkatkan kualitas hidup dan mewujudkan mobilitas sosial yang lebih baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

29 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

35 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.