Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Sumut Siapkan Perbaikan Tanggul Sungai Wampu di Langkat

📅 Minggu, 07 Des 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sumut Siapkan Perbaikan Tanggul Sungai Wampu di Langkat Doc: Antara
Ket. Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution (tengah) berdialog dengan korban banjir di Posko Bencana Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumut, Sabtu (6/12).

Medan - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution memastikan tanggul Sungai Wampu di Kabupaten Langkat yang jebol akibat banjir beberapa waktu lalu, segera diperbaiki guna mengantisipasi hal serupa terjadi lagi.

"Saya pastikan Pemerintah Provinsi Sumut segera memperbaiki tanggul yang jebol di desa ini agar banjir tidak terulang kembali,” katanya setelah meninjau korban banjir di Posko Bencana Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumut, Sabtu (6/12).

Kepada puluhan masyarakat Desa Air Hitam, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk melakukan percepatan perbaikan tanggul tersebut.

Ia juga menyampaikan simpati mendalam kepada warga yang terdampak bencana sudah lebih dari satu pekan mengungsi karena rumah mereka masih terendam.

"Saya pastikan bantuan logistik dari Pemprov Sumut terus disalurkan kepada seluruh masyarakat yang terdampak banjir di Langkat ini," katanya.

Camat Gebang Sofyan Tarigan melaporkan hingga kini wilayah setempat yang meliputi enam desa/kelurahan, beberapa di antaranya masih terendam.

Banjir melanda enam desa/kelurahan, yakni Pekan Gebang, Puluh Manis, Sangga Lima, Dorang, Air Hitam, dan Paya Bengkuang, sejak Rabu (26/11) malam.

Hingga saat ini, masih terdapat enam lokasi pengungsian, yaitu Kantor Hutama Karya, Keripik Cinta, Masjid Pasiran, Masjid Paya Bengkuang, Masjid Air Hitam, dan beberapa rumah warga.

Desa yang masih terendam sampai dengan hari ini, yakni Air Hitam dan Paya Bengkuang. Warga dari dua desa ini yang masih mengungsi berjumlah 170 orang.

Ia mengatakan warga Gebang, Kabupaten Langkat mulai tidur di lokasi pengungsi sejak 26 November 2025.

Sebelumnya, hampir seribu orang mengungsi dari enam desa tersebut, akan tetapi sebagian besar telah kembali ke rumah masing-masing seiring dengan surutnya air.

"Banjir yang terjadi sempat mencapai ketinggian hingga 1,5 meter, namun tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.

Terkait dengan layanan kesehatan, ia memastikan Pemerintah Kabupaten Langkat telah menyiagakan tenaga medis di seluruh tempat pengungsian.

"Petugas kesehatan berjaga 24 jam untuk memantau kondisi warga yang mengungsi. Kami pastikan seluruh pengungsi mendapat perhatian penuh dari pemerintah kabupaten," demikian Sofyan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Jaga Stabilitas Ekonomi, Pe...
Luar Negeri
Satu Orang Tewas, Lima Luka...
Megapolitan
Polisi Berhasil Gagalkan Re...

PT KAI Operasikan 39 Trainset Baru

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Operasikan 39 Trains...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.