Memperkenalkan Potensi Pariwisata dan UMKM ke Mancanegara Lewat Tangerang 10K
📅 Minggu, 07 Des 2025, 23:35 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Tangerang - CEO Regional IV Bank bjb Ujang Aep Saepulloh mengatakan pelaksanaan kejuaraan lari Tangerang 10K menjadi momentum mengangkat dan mengenalkan potensi pariwisata dan produk UMKM lokal kepada peserta mancanegara yang ikut hadir.
"Antusiasme pelari dan dukungan masyarakat sangat terasa. Tangerang 10K mengajak peserta mengenal Kota Tangerang melalui rute yang menyuguhkan atraksi budaya, cheering point serta keramaian warga di berbagai titik," kata Ujang Aep Saepulloh usai acara Tangerang 10K di Kota Tangerang, Banten, Minggu.
Sejumlah potensi pariwisata lokal yang dilalui peserta seperti bangunan heritage seperti Museum Benteng Heritage, Kelenteng Boen Tek Bio, dan Masjid Jami Kalipasir.
"Banyak juga warga yang menjajakan produk UMKM kepada peserta. Momentum baik ini mengangkat ekonomi daerah tentunya, bukan sekedar ajang olahraga semata," katanya.
Nengsih (52 tahun) pelari asal Jakarta dan peraih juara 2 kategori Master Woman mengakui kerapihan pelaksanaan Tangerang 10K. “Jalurnya steril dan masyarakat Kota Tangerang sangat ramah, jadi larinya makin semangat,” ujar Nengsih.
Senada dengan itu, Deny, salah satu pelari asal Tiongkok turut merasakan atmosfer positif selama mengikuti lomba. “Very amazing. A lot of people join this event, and I could see the beauty of Tangerang City much more clearly today,” kata dia.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan Tangerang 10K ini bukan hanya sekadar lomba lari, tetapi juga momentum untuk mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus menunjukkan Kota Tangerang memiliki fasilitas dan ekosistem yang memadai untuk menjadi tuan rumah berbagai kegiatan olahraga berskala nasional maupun internasional.
Terpilihnya Kota Tangerang sebagai lokasi penyelenggaraan salah satu kegiatan lari terbesar tersebut menjadi bukti bahwa kota yang mengedepankan sportainment dan sport tourism ini ramah bagi para penggemar olahraga, khususnya lari.
“Di Kota Tangerang ini juga banyak komunitas lari yang sering mengikuti event di luar kota. Dengan adanya Tangerang 10K, kami ingin membuktikan bahwa Kota Tangerang dapat menjadi rumah bagi para atlet dan pecinta olahraga, khususnya pelari,” katanya.
Sementara itu Tangerang 10K 2025 dipusatkan di kawasan Pusat Pemerintahan Kota (Puspem) Tangerang. Sejak pukul 03.30 WIB, 2.400 lebih peserta telah memadati lokasi acara dengan perlengkapannya.
Sepanjang rute, pelari disuguhkan panorama kawasan pemerintahan, pusat aktivitas warga, hingga lokasi ikonik seperti Taman Makam Pahlawan Taruna, Masjid Agung Al-Ittihad, dan kawasan Kota “Benteng” yang sarat warisan budaya.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menyampaikan apresiasinya terhadap kelancaran penyelenggaraan dan tingginya partisipasi publik.
Ia menegaskan dampak ekonomi yang ditimbulkan sangat terasa, termasuk meningkatnya tingkat hunian penginapan di Kota Tangerang.
"Melihat pelaksanaan Tangerang 10K hari ini, saya sangat bangga dan terharu dengan antusiasme masyarakat. Ribuan pelari dari berbagai kota hadir dan menggerakkan ekonomi lokal sejak pagi. Tingkat okupansi hunian penginapan meningkat signifikan, dan ini membuktikan bahwa event olahraga mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha," ujar Herman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!