Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komunitas Papua Green Bagikan 1.000 Bibit Pohon Gratis kepada Masyarakat

📅 Jumat, 05 Des 2025, 13:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komunitas Papua Green Bagikan 1.000 Bibit Pohon Gratis kepada Masyarakat Doc: ANTARA
Ket. Komunitas Keep Papua Green, Papua Barat Daya membagikan 1.000 bibit pohon gratis kepada setiap masyarakat di Kota Sorong, Jumat (5/12/2025).

SORONG – Komunitas Keep Papua Green, Papua Barat Daya membagikan 1.000 bibit pohon gratis kepada setiap masyarakat sebagai upaya untuk mengajak masyarakat dalam mewujudkan kelestarian lingkungan alam Papua.

Ketua Komunitas Keep Papua Green, Simon Salamuk, di Sorong, Jumat (05/12), mengatakan aksi ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan HUT ke-3 Provinsi Papua Barat Daya serta menyambut momentum Natal dan Tahun Baru 2025.

"Kegiatan ini dirancang untuk mendorong masyarakat menanam pohon di rumah maupun di lahan yang membutuhkan penghijauan," katanya.

Ia menegaskan bahwa langkah sederhana seperti menanam bibit memiliki dampak besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem di Tanah Papua.

“Ini bagian dari upaya menjaga ekosistem dan memastikan Papua tetap hijau,” ujar Simon.

Bibit yang dibagikan terdiri dari berbagai jenis tanaman, antara lain rambutan, mangga, durian, pinang, dan pucuk merah, berlangsung di Perempatan Lampu Merah Maranatha Kota Sorong dengan menyasar setiap pengemudi.

Menurut Simon, seluruh bibit tersebut merupakan hasil swadaya komunitas, mulai dari proses pembibitan, penyemaian, pengemasan hingga pendistribusian.

“Bibit ini murni kami siapkan sendiri. Dari pembibitan, polybag, penyemaian sampai pendistribusian dilakukan oleh anggota komunitas,” bebernya.

Simon juga menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, terutama setelah melihat bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera.

Ia menilai kerusakan alam sering kali terjadi akibat rendahnya kepedulian manusia dalam menjaga hutan.

“Bencana di Sumatera harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Kesadaran untuk menjaga alam harus meningkat. Jangan rusak hutan demi kebutuhan ekonomi, masih banyak cara lain untuk mencari nafkah tanpa merusak lingkungan,” jelasnya.

Simon juga berharap Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dapat memberikan dukungan berupa bantuan bibit anakan pohon agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara lebih luas dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.