BMKG: Hujan Lebat Mendominasi Sepekan ke Depan
📅 Jumat, 05 Des 2025, 15:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Freepik
JAKARTA - Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengingatkan potensi hujan lebat masih mendominasi sepekan ke depan. Ia menegaskan, imbauan kewaspadaan harus dibarengi sikap tenang agar aktivitas masyarakat tetap aman.
Ia mengatakan, BMKG mencatat beberapa wilayah masih berisiko mengalami hujan intensitas tinggi dalam beberapa hari. Hal ini disebabkan oleh kondisi atmosfer aktif yang memicu peningkatan pembentukan awan hujan di banyak daerah.
“Kami mengajak masyarakat tetap waspada namun tidak perlu panik. Pastikan saluran air berfungsi baik, jaga kebersihan lingkungan, dan pantau pembaruan cuaca melalui InfoBMKG sebelum beraktivitas,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Kamis (4/12).
Faisal memaparkan hasil analisis meteorologi yang menunjukkan gelombang atmosfer seperti Rossby, Kelvin, dan Madden–Julian Oscillation (MJO) sedang menguat. Aktivitas gelombang tersebut, kata Faisal, memperbesar peluang hujan di Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Deputi Meteorologi BMKG, Guswanto, mengatakan dinamika atmosfer aktif memperkuat pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah. Beberapa daerah memiliki peluang hujan lebat dalam periode tertentu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saat hujan turun, hindari area berisiko seperti bawah pohon atau bangunan rapuh. Tetap waspada saat berkendara dan pastikan aliran air tidak tersumbat,” ujar dia.
Oleh karena itu, BMKG mengingatkan publik untuk selalu mengacu pada kanal resmi dalam menerima informasi cuaca. Seluruh pembaruan peringatan dini tersedia melalui laman resmi dan aplikasi InfoBMKG.
Sebagai informasi, potensi hujan lebat pada 5–7 Desember menjadi puncak hujan untuk sejumlah provinsi Sumatra dan Jawa. Peluang angin kencang juga muncul di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara hujan lebat pada 8–11 Desember 2025 berpotensi terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Peluang angin kencang juga muncul di Maluku Utara serta Sulawesi Utara. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!