Jakarta Pamer Daya Saing Ekonomi ASEAN 2026: Investasi Mengalir, Para Pemain Besar Mulai Melirik
📅 Kamis, 04 Des 2025, 14:45 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohSelain itu, Direktur Pengembangan Promosi BKPM RI, Rakhmat Yulianto, menekankan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat transformasi Jakarta menuju peran sebagai hub ASEAN dan kota global. Ia mengatakan kontribusi investasi Jakarta mencapai 14 persen dari total investasi nasional.
"Jakarta menjadi kekuatan signifikan bagi Indonesia, khususnya dalam menarik investasi. Karena itu, Jakarta harus memainkan peran yang lebih strategis, termasuk dalam pengembangan sektor Research and Development (R&D) dan pendidikan," ujar Rakhmat.
President Malaysia Chamber of Commerce Indonesia, Mani Wannan, menyebut Jakarta sebagai pasar besar yang sangat prospektif bagi pelaku usaha Malaysia. Menurutnya, populasi Jakarta dan Jabodetabek yang mencapai lebih dari 30 juta jiwa menjadi daya tarik utama untuk memperluas bisnis.
"Perusahaan Malaysia harus serius mempertimbangkan investasi di Jakarta karena kesempatan yang tersedia sangat luar biasa. Sebagai Kamar Dagang Malaysia Indonesia, kami berkomitmen memfasilitasi bisnis Malaysia masuk ke Indonesia, dan Jakarta adalah pintu gerbang yang tepat," ungkap Mani.
Sebaiknya Anda baca juga:
Acara JIC Talks ini terlaksana berkat kolaborasi sejumlah kamar dagang dari negara-negara ASEAN termasuk Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Selain itu hadir pula perwakilan dari berbagai kedutaan besar seperti Malaysia, Myanmar, dan Timor Leste.
ASEAN tercatat sebagai mitra penting bagi investasi Jakarta dengan lebih dari separuh PMA yang berasal dari negara-negara ASEAN. Jakarta juga terus memperkuat langkah menuju visi Kota Global dengan memperkuat posisinya sebagai pusat diplomasi dan konektivitas regional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!