Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD: 8.440 Jiwa Warga di Nagan Raya Mengungsi akibat Banjir Bandang

📅 Kamis, 04 Des 2025, 11:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD: 8.440 Jiwa Warga di Nagan Raya Mengungsi akibat Banjir Bandang Doc: ANTARA
Ket. BPBD Nagan Raya, Aceh mendirikan tenda di kawasan perbukitan Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, guna menamping 2.510 jiwa warga yang kehilangan tempat tinggal dan terdampak banjir bandang, Kamis (4/12/2025).

NAGAN RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mencatat hingga Kamis (4/12) sebanyak 8.440 jiwa atau 2.510 kepala keluarga (KK) tersebar di tiga kecamatan mengungsi akibat terdampak banjir bandang dan banjir luapan pekan lalu.

“Saat ini jumlah pengungsi terbanyak ada di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang dengan jumlah pengungsi 2.156 jiwa atau 714 kepala keluarga (KK),” kata Kepala BPBD Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Irfanda Rinaldi kepada ANTARA, Kamis (04/12).

Adapun sebaran pengungsi akibat banjir bandang tersebut di antaranya meliputi di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang terdiri dari Desa Blang Puuk sebanyak 755 jiwa/250 KK, Blang Meurandeh sebanyak 428 jiwa/141 KK, Babah Suak sebanyak 544 jiwa/180 KK, Kuta Teungoh sebanyak 429 jiwa/143 KK.

Kemudian di Kecamatan Darul Makmur terdiri dari Desa Ujong Lamie sebanyak 241 jiwa/58 KK, Lamie 1.667 jiwa/421 KK, Kuta Trieng 1.367 jiwa/386 KK, Geulanggang Gajah 573 jiwa/192 KK, Kayee Unoe 284 jiwa/84 KK, Tuwie Buya 187 jiwa/62 KK, Alue Wakie 11 jiwa/4 KK, Gunong Cut 266 jiwa/73 KK.

Kecamatan Tripa Makmur tersebar di Panton Pange sebanyak 246 jiwa/58 KK, Ujung Krueng 231 jiwa/76 KK, Mon Desa 148 jiwa/43 KK, Neubok Yee PP 202 jiwa/76 KK, Neubok Yee PK 126 jiwa/35 KK, Pasi Keubeu Dom 235 jiwa/81 KK, Lueng Keubeu Jagat 146 jiwa/38 KK, Drien Tujoh 87 jiwa/21 KK, Babah Lueng 105 jiwa/34 KK, Kabu 162 jiwa/65 KK.

“Di Kecamatan Tadu Raya tidak ada warga yang mengungsi,” kata Irfanda Rinaldi menambahkan.

Ia menyebutkan saat ini Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, telah membuka tiga lokasi dapur umum untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana alam.

Irfanda mengatakan saat ini fokus utama pemerintah daerah yaitu memastikan seluruh kebutuhan para pengungsi dapat terpenuhi, khususnya di masa tanggap darurat agar kebutuhan pokok masyarakat tidak mengalami hambatan apa pun, katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Raker Komisi III DPR Bersama KPK dan BNN

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Raker Komisi III DPR Bersam...
Luar Negeri
Iran Setuju Menghancurkan S...

Ini Teks Lengkap 14 Poin Kesepakatan Damai AS-Iran

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Ini Teks Lengkap 14 Poin Ke...

Kondisi Air Sungai Ciujung Menghitam

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Kondisi Air Sungai Ciujung ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam

Kabar Baik untuk UMKM, Sertifikat Halal Self-Declare Dijamin Terbit dalam 1x24 Jam

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.