Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Bandung Serukan Karang Taruna Jangan Hanya Eksis tapi Harus Berpengaruh

📅 Selasa, 02 Des 2025, 01:10 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Serukan Karang Taruna Jangan Hanya Eksis tapi Harus Berpengaruh Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Suasana semangat anak muda menggelora di Padepokan Seni Mayang Sunda, Minggu (30/11). Ratusan pemuda dari berbagai kecamatan berkumpul dalam momentum bersejarah yaitu Pelantikan Pengurus Karang Taruna Kota Bandung Masa Bakti 2024–2029.

Acara yang penuh energi itu menjadi semakin hidup ketika Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, hadir memberikan pesan tajam, jujur, dan penuh motivasi, sebuah wake up call untuk pemuda Bandung.

“Kita sudah tidak punya waktu untuk bertikai urusan administrasi dan politik. Sekarang waktunya bersatu sebagai warga Kota Bandung,” tegas Wali Kota Farhan.

Kalimat itu langsung mendapatkan tepuk tangan panjang dari peserta yang hadir.

Menurut Wali Kota Farhan, masa depan kota tidak boleh terjebak dalam konflik ego antargenerasi maupun organisasi.

Kota Bandung membutuhkan energi kebersamaan, bukan persaingan yang melemahkan. Karang Taruna disebut bukan sekadar organisasi sosial, tetapi mesin perubahan.

Dengan gaya khas yang humoris namun berbobot, bukan sekadar organisasi sosial, tetapi mesin perubahan Farhan sempat bercanda soal usianya. “Saya ini pemuda berusia 55 tahun. Kelihatannya masih 24 kan?”

Ruangan kembali pecah tertawa. Namun setelah tawa berhenti, kalimat serius pun keluar.

“Saya belajar dari kalian yang berusia 20, 30, 40 tahun. Karena kalianlah masa depan Bandung.”

Wali Kota Farhan menyinggung fenomena generasi digital yang mudah mengkritik, tetapi sering kali berhenti di komentar tanpa aksi nyata. “Sampaikan kritik, tapi kritik yang menjaga amanah. Bukan yang membakar, tapi membangun,” ujar dia.

Ia menuturkan, pemerintah butuh pemuda yang aktif mengawasi, bukan aktif menghujat.

Wali kota juga mengingatkan identitas Bandung sebagai kota pelopor. Dari telepon pertama di Hindia Belanda, radio siaran jarak jauh, hingga lahirnya ITB, Bandung sudah terbiasa menjadi kota ide besar.

“Maka jangan biarkan Bandung berhenti menjadi kota yang terbuka terhadap gagasan baru,” ujar Wali Kota Farhan.

Kemajuan tanpa etika, kata Wali Kota Farhan, hanya akan menghasilkan kekacauan. “Pegang nilai agama, nilai kebenaran, nilai kepatutan. Moral itu fondasi, bukan aksesori.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

22 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.