Presiden: Pemerintah Tidak Membiarkan Korban Bencana Berjuang Sendiri
📅 Selasa, 02 Des 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi“Dengan tidak diterapkannya status tersebut sampai sekarang sama dengan Pemerintah Pusat membiarkan makin banyaknya korban jiwa dan kerugian materiil bagi masyarakat,” kata Fiorentina.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Sustain (Yayasan Kesejahteraan Berkelanjutan Indonesia) Tata Mustasya, mengatakan, bencana lingkungan di Sumatera terjadi karena cuaca ekstrem bertemu dengan penurunan besar fungsi ekologis di daerah yang terkena Ventana hidrometeorologi.
Pertama, hilangnya fungsi ekologis karena aktivitas dan pembangunan ekonomi yang merusak lingkungan, perkebunan, pertambangan dan lain lain. Sifatnya legal tetapi dilakukan dengan dasar paradigma yang salah.
Kedua, aktivitas ekonomi illegal yang merusak lingkungan. "Gabungan keduanya menyebabkan deforestasi yang tak hanya merusak lingkungan tapi juga kerugian sosial-ekonomi yang besar,”ungkap Tata.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!