Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kebut Pemulihan Daerah Bencana

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 03:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kebut Pemulihan Daerah Bencana Doc: Antara
Ket. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo.

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah mempercepat penanganan terhadap pemulihan di wilayah terdampak bencana Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Ia menekankan pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Bencana tetap bekerja dan tidak memiliki tenggat waktu untuk pembubaran.

“Tenggat itu nggak ada ya, kita diminta kerja secepat-cepatnya,” kata Prasetyo di Kompleks MPR/DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2).

Berdasarkan data terbaru, sekitar 15 ribu warga di Aceh dan 850 warga di Sumatera Utara masih tinggal di tenda pengungsian. Pemerintah menargetkan pembangunan hunian sementara (huntara) dapat rampung sebelum Lebaran agar para pengungsi segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

Prasetyo mengakui proses pembangunan huntara belum berjalan sesuai target awal yang sempat diproyeksikan selesai sebelum Ramadan. Ia menyebut terdapat sejumlah kendala di lapangan. “Satu masalah pendataan, ini jadi problem juga. Kemudian masalah, ini kan satu per satu ya. Jadi teknis di lapangannya satu per satu itu ditanya, apakah berkenan dibuatkan, dibangunkan huntara,” kata Prasetyo.

Prasetyo menekankan bahwa pemerintah berkomitmen mempercepat pembangunan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta dukungan DPR. “Jadi memang kendala lapangannya ada bermacam-macam gitu. Tapi sekali lagi justru di situlah kita butuh masing-masing saling berkoordinasi untuk mempercepat proses tersebut,” imbuhnya.

Hadapi Lebaran

Pemerintah tentunya juga akan terus melakukan perbaikan infrastruktur sebagai bagian dari upaya memperlancar aktivitas masyarakat menjelang Lebaran.

Prasetyo mengatakan bahwa koordinasi lintas kementerian dan lembaga telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu untuk memastikan kesiapan di berbagai sektor menghadapi Ramahan dan Hari Raya Lebaran.

Dia mengatakan mitigasi yang dilakukan termasuk perbaikan dan pengecekan infrastruktur jalan agar tetap layak digunakan selama periode arus mudik dan balik.

Selain itu, kata dia, Pemerintah juga meminta Kementerian Perhubungan melakukan pengecekan terhadap kelayakan seluruh moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat.

Di luar sektor infrastruktur dan transportasi, pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat. Kebijakan tersebut antara lain pemberian diskon hingga 30 persen serta stimulus berupa bantuan pangan bagi kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 4 selama dua bulan.

Prasetyo menyatakan langkah-langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah membantu meringankan beban masyarakat serta memastikan aktivitas selama Ramadan dan Lebaran dapat berjalan dengan lancar.

Diketahui, Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana (Satgas Galapana) DPR RI menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan jajaran menteri/kepala lembaga untuk membahas terkait percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.