Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Optimisme Penurunan Suku Bunga Fed Dorong Rupiah Menguat

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Optimisme Penurunan Suku Bunga Fed Dorong Rupiah Menguat Doc: istimewa

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan Kamis sore menguat sebesar 28 poin atau 0,17 persen menjadi 16.636 rupiah per dolar AS dari sebe­lumnya 16.664 rupiah per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan pe­nguatan nilai tukar rupiah dipengaruhi optimisme penu­runan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada bulan depan. “Rupiah pada perdagangan hari ini menguat, dipe­ngaruhi oleh sentiment global dari pernyataan pejabat The Fed yang dovish meningkatkan optimisme penurunan bu­nga bulan depan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (27/11).

Mengutip Anadolu, CME FedWatch mencatat bahwa in­vestor kini melihat penurunan suku bunga sebesar 85 per­sen pada bulan depan.

Penurunan yang diperkirakan oleh banyak analis seki­tar 25 basis points (bps) tersebut meningkat seiring pernya­taan dovish dari beberapa pejabat The Fed.

Data ekonomi AS terbaru juga memberi ruang bagi Federal Reserve untuk melonggarkan kebijakan suku bu­nga lebih lanjut.

Sejumlah data ekonomi AS memperlihatkan perlam­batan ekonomi di negara tersebut. Mulai dari data retail sales yang naik 0,2 persen secara bulanan pada Septem­ber 2025 tetapi jauh di bawah perkiraan sebesar 0,4 per­sen; Producer Price Index (PPI) tumbuh moderat 0,3 persen secara bulanan, dan sinyal pelemahan pasar tenaga kerja seiring penurunan tenaga kerja rata-rata 13,5 orang dalam laporan Automatic Data Processing (ADP).

Rully juga menyampaikan bahwa The Fed diperkirakan akan memotong suku bunga tiga kali lagi pada tahun de­pan. Melihat sentimen dari domestik, saat ini pelaku pasar fokus pada ekspektasi pertumbuhan ekonomi triwulan IV-2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.