Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD: Perketat Kualitas Konstruksi dan Pengawasan dalam Perbaikan Tanggul Mutiara

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 16:55 WIB | Oleh:
DPRD: Perketat Kualitas Konstruksi dan Pengawasan dalam Perbaikan Tanggul Mutiara  Doc: Istimewa

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mendukung langkah cepat Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) dalam menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial (medsos) terkait adanya tanggul rembes di kawasan Pantai Mutiara, Jakarta Utara.

Dinas SDA sebelumnya telah melakukan survei dan pemetaan tanggul pesisir, sekaligus memprioritaskan perencanaan dan percepatan pembangunan Tanggul Pengaman Pantai (NCICD) dengan elevasi lebih tinggi demi melindungi keselamatan warga serta aset dari ancaman banjir rob dan kenaikan muka air laut.

Hingga kini, 390 meter tanggul telah selesai dibangun, sementara 530 meter lainnya sedang dalam proses lelang untuk dikerjakan hingga 2027.

“Saya mendukung percepatan perbaikan Tanggul Pantai Mutiara. Namun Pemprov harus memastikan langkah ini bukan sekadar respons sesaat karena viral. Kita membutuhkan mitigasi menyeluruh di seluruh garis pesisir,” ujar Wibi, Kamis (27/11).

Wibi menegaskan, DPRD akan meminta laporan lengkap hasil survei dan pemetaan tanggul lain yang berpotensi mengalami rembesan atau penurunan elevasi tersebut.

“Percepatan itu penting, tetapi kualitas konstruksi dan pengawasan wajib diperketat,” tegas dia.

Dikatakan Wibi, Komisi D DPRD DKI akan mendorong inspeksi rutin dan percepatan pembangunan NCICD agar Jakarta Utara memiliki sistem perlindungan pesisir yang optimal dan mampu menjaga keselamatan warga.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah, turut mengapresiasi langkah cepat Pemprov DKI dalam merespons kondisi tanggul di Pantai Mutiara.

“Tanggul itu sudah diadendum dengan Pemprov, artinya menjadi tanggung jawab Pemda DKI. Kami mengapresiasi dinas yang sigap menindaklanjuti adanya longsor tanggul,” ujar Ida.

Ida berharap, rembesan tanggul akibat banjir rob dapat segera ditangani agar Jakarta terbebas dari potensi banjir serupa di masa mendatang.

Ia juga menegaskan dukungan Komisi D terhadap respons cepat Dinas SDA dalam menangani potensi banjir di seluruh wilayah administratif Jakarta.

“Saya berharap tidak terjadi lagi peristiwa rob dan semacamnya. Semoga segera teratasi. Jika sebelumnya terjadi jebol atau longsor, dinas merespons dengan sangat cepat dan kecepatan seperti itu harus terus dilakukan ke depannya,” pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.