Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Amazon Luncurkan Layanan Satelit Tercepat di Dunia, Tantang Dominasi Starlink

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 21:00 WIB | Oleh:
Amazon Luncurkan Layanan Satelit Tercepat di Dunia, Tantang Dominasi Starlink Doc: Amazon
Ket. Amazon meluncurkan layanan internet satelit Leo Ultra pada 24 November 2025

JAKARTA - Amazon kembali mengguncang industri teknologi dengan meluncurkan layanan internet satelit yang disebut sebagai yang tercepat di dunia. Layanan bernama Amazon Leo itu hadir sebagai pesaing baru bagi Starlink milik SpaceX yang saat ini mendominasi pasar konektivitas berbasis satelit.

Pada awalnya layanan ini dikenal sebagai Proyek Kuiper sebelum diresmikan dengan nama komersial Amazon Leo. Amazon mengungkap bahwa jaringannya saat ini terdiri dari 150 satelit, jumlah yang masih jauh lebih kecil dibandingkan armada Starlink yang telah memiliki sekitar 8.500 satelit aktif di orbit.

Meskipun demikian, Amazon menegaskan bahwa ukuran tidak menjadi penentu keunggulan layanannya. Mereka menyebut satelit Amazon Leo mampu mendukung antena baru bernama Leo Ultra yang menawarkan kecepatan unduh hingga 1Gbps.

Kecepatan tersebut membuat Leo Ultra diklaim sebagai antena array bertahap komersial tercepat yang diproduksi saat ini. Dua kalimat ini menunjukkan bagaimana Amazon berupaya memosisikan produk barunya sebagai lompatan besar dalam konektivitas satelit.

Kecepatan 1Gbps itu juga menempatkan Amazon Leo jauh di atas kecepatan rata-rata Starlink. Layanan Starlink dilaporkan hanya mencapai sekitar 200 Mbps selama jam sibuk di Amerika Serikat meskipun digunakan oleh lebih dari dua juta pelanggan.

Starlink sebenarnya mengiklankan kecepatan puncak hingga 475 Mbps melalui kit perangkat Performance milik perusahaan. Namun layanan gigabit yang dijanjikan SpaceX baru diproyeksikan siap meluncur pada tahun 2026, membuat Amazon sedikit unggul dalam hal momentum.

Untuk saat ini, Amazon Leo hanya tersedia untuk sejumlah terbatas pelanggan bisnis di berbagai sektor. Perusahaan mengungkap bahwa peluncuran lebih luas direncanakan tahun depan setelah tahap uji coba dan optimalisasi jaringan dilakukan.

Peluncuran ini sekaligus menjadi babak terbaru dalam persaingan antara Jeff Bezos dan Elon Musk. Kedua centi-miliarder itu telah lama bersaing melalui perusahaan antariksa masing-masing, Blue Origin milik Bezos dan SpaceX milik Musk.

Amazon juga menargetkan ekspansi jangka panjang dengan membangun konstelasi hingga 3.236 satelit Leo di orbit rendah Bumi. Dua kalimat ini membuat Amazon sejajar dalam ambisi dengan SpaceX, yang berencana memperluas jaringan Starlink menjadi 12.000 satelit.

Jeff Bezos menyampaikan optimisme besar terhadap kemampuan teknologi baru ini melalui jajaran pimpinan Amazon Leo.

"Amazon Leo menghadirkan peluang besar bagi bisnis yang beroperasi di lingkungan yang penuh tantangan," ujar Chris Weber, Wakil Presiden Bisnis Konsumen dan Korporasi Amazon Leo.

Weber menambahkan bahwa setiap aspek Amazon Leo dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan bisnis maupun pemerintah yang kompleks. Dua kalimat ini menekankan bahwa Amazon menyasar segmen pengguna premium yang membutuhkan konektivitas berperforma tinggi.

Pelanggan awal Amazon Leo mencakup sejumlah perusahaan besar dari beragam sektor industri global. Hunt Energy Network dari sektor energi bersih menjadi salah satu pengguna pertama yang memanfaatkan layanan tersebut.

Selain itu, perusahaan konektivitas nirkabel Vanu Inc juga ikut dalam tahap peluncuran terbatas ini. JetBlue, maskapai besar Amerika Serikat, turut menjadi pelanggan awal yang tampak antusias memanfaatkan layanan Amazon Leo untuk peningkatan fasilitas penerbangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.