Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kibarkan Merah Putih di Lebanon, Jejak Patriotik Laksdya TNI Hersan

1 Jumat, 20 Feb 2026, 14:19 WIB | Oleh:
Kibarkan Merah Putih di Lebanon, Jejak Patriotik Laksdya TNI Hersan Kibarkan Merah Putih di Lebanon, Jejak Patriotik Laksdya TNI Hersan Doc: istimewa

JAKARTA – Tidak banyak perwira yang pernah mengibarkan Merah Putih di medan operasi maritim internasional. Salah satu yang mencatatkan jejak itu adalah Hersan, saat memimpin misi Maritime Task Force (MTF) ke Lebanon dengan membawa KRI Diponegoro-365.

Di perairan Timur Tengah yang sarat tensi geopolitik, KRI Diponegoro-365 hadir bukan sekadar sebagai kapal perang, tetapi sebagai representasi kehormatan bangsa. Di bawah komando perwira TNI AL, kapal itu berdiri sejajar dengan armada negara-negara besar dalam satu gugus tugas maritim multinasional.

Bukan Sekadar Penugasan, Ini Soal Harga Diri Bangsa

Misi Maritime Task Force adalah bagian dari operasi penjaga perdamaian dunia. Namun bagi TNI AL, itu juga soal reputasi dan martabat. Ketika kapal perang Indonesia berlayar ribuan mil dari Tanah Air, yang dipertaruhkan bukan hanya kemampuan tempur, tetapi juga kredibilitas negara.

Kehadiran unsur TNI AL di Lebanon membuktikan bahwa Indonesia bukan penonton dalam dinamika global. Indonesia hadir, berkontribusi, dan dipercaya.

Tempaan Operasi Kelas Dunia

Penugasan MTF menuntut standar tinggi: interoperabilitas dengan armada NATO dan negara-negara Eropa, disiplin prosedur internasional, hingga kesiapan tempur dalam situasi kawasan yang sensitif.

Pengalaman ini menempa prajurit TNI AL dalam:

Operasi patroli dan pengawasan laut internasional

Pengamanan jalur pelayaran strategis

Koordinasi lintas negara dalam satu komando gabungan

Standar operasi militer maritim kelas dunia


Bagi seorang komandan, memimpin dalam lingkungan multinasional adalah ujian kepemimpinan yang sesungguhnya. Tidak ada ruang untuk ragu.

Diplomasi di Geladak Perang

Misi tersebut juga menjadi panggung diplomasi militer. Setiap manuver, setiap komunikasi radio, setiap prosedur bersama adalah bagian dari pesan bahwa Indonesia adalah negara maritim yang profesional dan dapat diandalkan.

Partisipasi dalam Maritime Task Force mempertegas amanat konstitusi: Indonesia ikut menjaga ketertiban dunia. Bukan dengan retorika, tetapi dengan kapal perang dan prajurit terbaiknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.