Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MediaTek Gandeng Starlink Hadirkan Layanan Satelit Darurat pada Perangkat Seluler

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 19:30 WIB | Oleh:
MediaTek Gandeng Starlink Hadirkan Layanan Satelit Darurat pada Perangkat Seluler Doc: MediTek
Ket. Booth Commercial Mobile Alert System (CMAS), di Barcelona, Spanyol. MediaTek berkolaborasi dengan Starlink untuk menghadirkan layanan pesan darurat satelit (CMAS) melalui modem M90. Teknologi Direct to Cell ini memastikan pengguna tetap menerima peringatan bencana meski di area tanpa sinyal seluler.

JAKARTA - MediaTek, perusahaan terkemuka di dunia di bidang konektivitas satelit, berkolaborasi dengan Starlink untuk mendukung pesan pemberitahuan darurat nirkabel melalui komunikasi satelit. Melalui upaya bersama ini, nantinya lebih banyak pengguna mobile di seluruh dunia dapat menerima pemberitahuan penting dari Commercial Mobile Alert System (CMAS).

SMAS merupakan platform Wireless Emergency Alerts (WEA), dan Earthquake and Tsunami Warning System (ETWS), selama bencana alam atau situasi lain yang berpotensi mengancam jiwa. Di Mobile World Congress 2026, MediaTek mendemonstrasikan layanan Starlink Mobile pada perangkat yang ditenagai oleh MediaTek M90, modem 5G pertama di dunia dengan teknologi satelit bawaan (built-in).

Fitur Direct to Cell memanfaatkan S-Band untuk memastikan pengguna dapat menggunakan perangkat mobile untuk menerima informasi kedaruratan secara tepat waktu, di mana saja di seluruh dunia. Kolaborasi ini diterapkan untuk layanan WEA di Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang, dan lebih dari 4,4 juta orang telah terhubung ke Starlink Mobileselama keadaan darurat.

“Kami menggabungkan keandalan kami di bidang teknologi satelit dengan jaringan satelit milik Starlink untuk memastikan lebih banyak orang memiliki akses ke peringatan darurat demi keselamatan jiwa dalam situasi kritis,” kata JC Hsu, Corporate Senior VP dan General Manager of the Wireless Communication Business Unit di MediaTek, melalui keterangan tertulis pada hari Sabtu (6/3).

“Solusi yang kami berikan ini adalah untuk mengatasi kesenjangan cakupan seluler yang sering terjadi selama bencana alam dan keadaan darurat lainnya, serta sebagai langkah penting untuk penerapan komersial teknologi NR-NTN yang terstandarisasi,” tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
NASA Umumkan Nama Awak untu...

PT KAI Luncurkan Platform Space Digital

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
PT KAI Luncurkan Platform S...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Anda Bersama Keluarga Akan ke Jakarta Fair Kemayoran 2026? Ini Tiga Rute yang Disiapkan Transjakarta!

Anda Bersama Keluarga Akan ke Jakarta Fair Kemayoran 2026? Ini Tiga Rute yang Disiapkan Transjakarta!

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.