TNI AL Rutin Gelar Patroli di Perairan Arafura Cegah Pencurian Ikan
📅 Senin, 24 Nov 2025, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
TIMIKA – Jajaran TNI AL rutin menggelar patroli maritim di wilayah perairan Arafura, selatan Papua, untuk mencegah kasus pencurian ikan (oleh kapal asing maupun tindak kejahatan transnasional lainnya.
Komandan Pangkalan TNI AL Timika Letkol Laut Bekti Sutiarso di Timika, Senin (24/11), mengatakan patroli maritim biasanya dilakukan sejumlah kapal perang RI (KRI) di wilayah perairan Laut Arafura.
"Keamanan maritim di wilayah selatan Papua sampai sekarang masih terkendali dan kondusif. Operasi selalu kami lakukan baik itu dari Komando Armada III, juga Kodaeral XI serta Lanal Timika untuk menjaga keamanan laut," kata Bekti.
Ia mengatakan saat ini sudah jarang terjadi kasus pencurian ikan oleh kapal berbendera asing di wilayah perairan Arafura semenjak adanya kebijakan menenggelamkan kapal pencuri ikan oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti beberapa tahun lalu.
"Kasus illegal fishing sudah sangat jarang terjadi di perairan Arafuru. Sekarang yang melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Arafura yaitu kapal-kapal nelayan Indonesia sendiri," bebernya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain melakukan patroli maritim rutin di wilayah perairan Arafura, Lanal Timika juga melakukan pembinaan kepada masyarakat di wilayah pesisir Mimika.
Lanal Timika juga menjalankan program nasional yaitu Kampung Bahari Nusantara untuk para nelayan di Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika timur.
Program tersebut berupa pembinaan dan membantu masyarakat wilayah pesisir Mimika baik di bidang ekonomi, pendidikan dan juga kesehatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Program itu sampai saat ini masih berjalan. Di Kampung Pomako kami jadikan sebagai kampung bahari, di situ juga kita bangun sekolah. Kita juga memberikan edukasi untuk masyarakat agar menjaga ekosistem laut," jelas Bekti.
Wilayah kerja Pangkalan TNI AL Timika mencakup beberapa wilayah perairan dan pesisir di Provinsi Papua Tengah dan sekitarnya.
Secara spesifik, wilayah kerja tersebut meliputi Perairan Kabupaten Mimika, Perairan Kabupaten Asmat di Provinsi Papua Selatan dan Perairan Kabupaten Kaimana di Provinsi Papua Barat.
Selain itu, Lanal Timika juga memiliki tanggung jawab penting dalam pengamanan objek vital nasional, yaitu wilayah perairan di sekitar PT Freeport Indonesia, termasuk area Pelabuhan Amamapare.Wilayah ini dinilai strategis baik dari sisi ekonomi maupun pertahanan negara di laut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!