Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Jadi “Runner-up” Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 07:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Jadi “Runner-up” Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania Doc: ANTARA
Ket. Para pemain tim Indonesia mengucapkan terima kasih kepada suporter setelah mengunci gelar runner-up Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania IFCPF 2025 di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (22/11/2025).

JAKARTA – Indonesia mengunci gelar runner-up Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania IFCPF 2025 setelah kalah 0-2 dari Iran pada partai final di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu malam (22/11).

Dua gol Iran pada pertandingan itu dicetak oleh Amirhossein Ghorbani (15') dan Alireza Ahmadimoghadam (33').

Pelatih tim sepak bola cerebral palsy Indonesia, Yanuar Dhuma Ardhiyanto, menyebut bahwa pencapaian skuadnya membanggakan karena awalnya Indonesia tidak diunggulkan untuk mencapai final.

Selain itu, Iran merupakan juara Piala Dunia Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania IFCPF tahun 2024.

"Ini pertandingan yang luar biasa. Teman-teman sudah berjuang dengan maksimal sepanjang pertandingan," kata Yanuar dikutip dari keterangan resmi NPC Indonesia. 

Pada laga tersebut, Yanuar menilai para pemainnya mampu membuat Iran kewalahan. Skuad Garuda juga bisa mendominasi laga terutama pada babak kedua.

Namun, Iran bisa memanfaatkan dua peluang menjadi gol dan bertahan dengan solid sehingga kemenangan mereka tidak terbendung.

Meski kalah, Indonesia sebagai finalis Kejuaraan Sepak Bola Cerebral Palsy Asia Oceania IFCPF 2025 berhak atas tiket ke Piala Dunia IFCPF 2026.

"Sekarang kami sudah mempunyai tolok ukur menghadapi tim yang menjadi juara dunia. Jadi kami akan meningkatkan kualitas permainan saat tampil di Piala Dunia 2026," kata Yanuar.

Timnas Indonesia juga mengapresiasi dukungan suporter di Solo yang tidak henti memberikan semangat mulai dari laga pertama sampai final.

Sementara kapten tim Iran, Hassan Safari, menyebut laga melawan Indonesia sulit untuk dimenangkan.

"Kami tentu senang bisa mempertahankan gelar juara yang dua tahun lalu juga kami raih di Melbourne. Namun, final ini benar-benar sangat sulit. Indonesia memiliki organisasi permainan yang sangat bagus. Saya berharap sepak bola cerebral palsy Indonesia bisa terus berkembang. Kami senang melihat ada tim baru di kawasan Asia Oseania," tutur Hassan Safari.

Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia), Senny Marbun, mengapresiasi keberhasilan tim sepak bola cerebral palsy Indonesia mencapai final Kejuaraan Asia Oceania 2025.

Senny pun menegaskan pihaknya akan terus mengawal persiapan para pemain Indonesia menuju IFCPF World Cup 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.