Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendag Pastikan Harga Pangan Aman Jelang Nataru: Tak Ada Lonjakan!

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 20:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendag Pastikan Harga Pangan Aman Jelang Nataru: Tak Ada Lonjakan! Doc: ANTARA/ Sumarwoto
Ket. Ilustrasi - Lapak penjual daging ayam di Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

JAKARTA – Menjaga stabilitas harga selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi krusial untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah lonjakan permintaan musiman.

Tanpa pengendalian yang baik, potensi kenaikan harga pangan dan kebutuhan pokok dapat memicu inflasi jangka pendek yang menggerus konsumsi rumah tangga.

Stabilitas harga juga penting untuk menjaga kelancaran rantai pasok, terutama bagi komoditas strategis yang rawan mengalami gangguan distribusi saat periode libur panjang.

Dengan pengawasan intensif, koordinasi lintas sektor, serta kesiapan stok yang memadai, pemerintah dapat memastikan harga tetap terkendali sehingga momentum konsumsi akhir tahun dapat terjaga tanpa menimbulkan gejolak ekonomi.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan kondisi harga barang kebutuhan pokok di berbagai daerah masih stabil jelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan berdasarkan hasil pantauan langsung di sejumlah kota seperti Padang, Bandung, dan Surabaya, menunjukkan tidak ada gejolak harga yang signifikan.

"Kemarin saya pergi ke Padang, Bandung, sebelumnya Surabaya, harganya sih bagus-bagus," ujar Budi di Jakarta, Jumat (21/11).

Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) terus melakukan pemantauan secara langsung atau real time terhadap harga di sejumlah komoditas strategis.

Adapun komoditas yang perlu mendapat perhatian atau diantisipasi menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 adalah cabai, ayam dan telur ayam ras.

Namun demikian, Budi menyebut bahwa faktor cuaca menjadi perhatian utama yang kemungkinan akan mengganggu produksi cabai karena intensitas hujan yang tinggi.

"Biasanya kan Nataru yang perlu diantisipasi adalah cabai. Cabai itu kita koordinasi terus. Cabai itu biasanya kalau akhir tahun sama awal tahun. Tapi karena faktor cuaca sebenarnya, karena hujan terus, bukan karena Nataru," imbuhnya.

Kemendag akan terus memperkuat koordinasi dengan tiga asosiasi petani cabai untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

Selain itu, Komunikasi juga dilakukan melalui Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) untuk memantau ketersediaan di tingkat produsen dan distributor.

"Enggak ada, sementara nggak ada (gejolak harga), mudah-mudahan nggak ada. Ini sudah mau bulan Desember ya. Ya kita antisipasi terus," kata Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Rona
Duo Pop M2M Bakal Manggung ...

Tantangan Berat dalam Pelayanan Publik

11 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Tantangan Berat dalam Pelay...
Luar Negeri
Trump Batalkan Siaran Langs...

Trump Sebut Harga Minyak Dunia Bakal Segera Murah

26 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Trump Sebut Harga Minyak Du...
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.