Wamendagri Bima Ingatkan Kepala Daerah: 'Jabatan Cepat Berlalu, Prioritas Harus Jelas'
📅 Rabu, 19 Nov 2025, 16:20 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengingatkan para kepala daerah mengenai pentingnya menetapkan prioritas pembangunan dan menjaga integritas dalam kepemimpinan. Pesan itu disampaikannya saat penutupan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan II Tahun 2025 di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri.
Acara tersebut diikuti oleh 25 bupati dan wali kota dari berbagai daerah di Indonesia dalam format pembelajaran komprehensif. Program KPPD mencakup pembelajaran di Lemhannas RI, studi lapangan dan pembelajaran di Singapura, serta penyusunan rencana aksi berdasarkan hasil studi selama pelatihan.
Lebih jauh, Bima menekankan bahwa waktu jabatan kepala daerah berjalan sangat cepat sehingga harus digunakan untuk menetapkan fokus pembangunan secara tepat. Ia mendorong seluruh peserta untuk memanfaatkan masa jabatan yang masih panjang guna memastikan prioritas daerah bisa dicapai dengan lebih terarah.
"Menetapkan prioritas itu adalah kunci," tegasnya.
Bima menyampaikan apresiasi terhadap paparan tiga kepala daerah yang mewakili peserta program dan mempresentasikan rencana aksi KPPD. Ia menilai keberanian mereka dalam menentukan fokus isu strategis seperti pengelolaan sampah, ketahanan pangan, dan digitalisasi merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, keberanian tersebut tidak lepas dari proses pembelajaran yang mereka dapatkan selama pelatihan, termasuk pengalaman langsung dari studi lapangan di Singapura. Program tersebut dinilai mampu membuka wawasan peserta mengenai implementasi kebijakan modern di negara lain.
"Jadi mungkin ini berkah dari Singapura tadi. Satu, menjadi lebih berani. Yang kedua, berani kemudian menentukan target-target prioritas berdasarkan karakteristik masing-masing," jelasnya.
Ia juga mengingatkan para kepala daerah agar tidak ragu mengambil kebijakan selama memiliki dasar kajian dan legalitas yang jelas. Menurut Bima, langkah berani yang didasari analisis yang matang dan bertujuan menyejahterakan masyarakat wajib dijalankan oleh pemimpin daerah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dan Kementerian Dalam Negeri insyaallah akan mendukung, memfasilitasi," tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta KPPD Angkatan II atas komitmen menyelesaikan program tersebut. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan selama beberapa bulan terakhir.
"Serta memiliki integritas dan komitmen yang tinggi untuk memajukan daerah kita masing-masing, serta mampu mengimplementasikan program nasional kita yaitu Asta Cita yang telah dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.
Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Dewan Pembina Purnomo Yusgiantoro Center Purnomo Yusgiantoro, Sekretaris Utama Lemhannas RI Komjen Pol. Panca Putra, para peserta kepala daerah, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Acara penutupan berjalan dengan rangkaian apresiasi atas pencapaian peserta dan penegasan kembali pentingnya kepemimpinan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!