Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Modernisasi Kekuatan Udara Terbesar di Timur Tengah, Arab Saudi Akuisisi 48 Jet Siluman F-35 dan 60 F-15EX

📅 Selasa, 18 Nov 2025, 04:10 WIB | Oleh:

F-15EX Eagle II memberi Arab Saudi platform multirole dual-seat berdaya tinggi dengan kapasitas persenjataan udara-ke-udara-ke-udara-ke-tandingan di wilayah tersebut, menjadikannya pelengkap ideal untuk kemampuan penetrasi siluman F-35 dalam konfigurasi "campuran rendah tinggi".

Akuisisi 60 unit F-15EX membangun kelanjutan dari pengalaman operasional Arab Saudi yang telah berusia puluhan tahun dalam mengoperasikan platform F-15, sehingga memfasilitasi integrasi ke dalam doktrin pelatihan dan pemeliharaan RSAF.

Komputer misi ADCP-II F-15EX adalah yang tercepat yang pernah dipasang pada pesawat tempur AS, memungkinkan pemrosesan cepat data ancaman, adaptasi misi, dan penggabungan sensor secara real-time.

Suite perang elektronik EPAWSS memberikan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi bagi pilot Saudi dalam menghadapi radar Iran, sistem pelacakan rudal dan jaringan anti-akses / udara.

Muatan hampir 30.000 pound memungkinkan Arab Saudi untuk membawa rudal jarak jauh, senjata hipersonik seperti AGM-183 ARRW, rudal anti-kapal jarak jauh dan bom berat yang cocok untuk berdampak pada fasilitas komando yang diperkuat Iran.

Dengan kecepatan Mach 2.5, F-15EX tetap menjadi salah satu pesawat tempur tercepat di dunia, memungkinkannya untuk melakukan misi respons langsung dalam skenario yang membutuhkan superioritas udara yang cepat.

Peningkatan kapasitas produksi Boeing pada tahun 2026 sejalan dengan kebutuhan Arab Saudi untuk pengiriman segera dan potensi keterlibatan industri lokal.

Umur airframe 20.000 jam mengurangi biaya pemeliharaan jangka panjang dan meningkatkan keamanan armada.

Visi visi industri pertahanan 2030 memposisikan F-15EX sebagai platform utama untuk transfer teknologi dengan Boeing yang menunjukkan minat dalam mengintegrasikan perusahaan Saudi ke dalam rantai pasokan globalnya.

Kombinasi F-35 dan F-15EX memungkinkan Riyadh untuk memiliki struktur kapasitas dua tahap yang dominan: pesawat siluman untuk membutakan pertahanan musuh dan pesawat serangan berat untuk mengirimkan gelombang senjata yang tepat.

Implikasi strategis untuk Timur Tengah dan Indo-Pasifik

Akuisisi ganda ini menempatkan Arab Saudi dalam posisi untuk mengoperasikan armada tempur paling canggih di dunia setelah Amerika Serikat dan setara dengan NATO dan sekutu utama Indo-Pasifik.

Kombinasi dari dua platform memungkinkan Riyadh untuk menetralisir sistem S-300/S-400 Iran, mengganggu jaringan komando IRGC, membanting infrastruktur terkait nuklir dan mendominasi wilayah udara dalam krisis Teluk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Keluar dari RS Polri, Kuasa...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Momentum Perkuat Wisata Dalam Negeri
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.