Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rodri, Permainan Kelas Dunia

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 06:48 WIB | Oleh:
Rodri, Permainan Kelas Dunia Doc: MAURO PIMENTEL / AFP
Ket. Gelandang Spanyol Rodri, merayakan kemenangan timnya dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis lawan Spanyol di Stadion Dallas, Arlington, pada 14 Juli 2026.

TEXAS – Ada momen-momen dalam sepak bola yang terasa seperti skenario film. Saat Rodri melangkah di atas rumput Stadion AT&T, Rabu (15/7) dini hari WIB, dia bukan sekadar gelandang bertahan. Rodri adalah simbol kebangkitan. Selama 22 bulan setelah cedera ligamen lutut yang nyaris menggagalkan kariernya, pemain berusia 30 tahun itu kembali ke performa terbaiknya, tepat saat Spanyol paling membutuhkannya.

Prancis datang dengan nama-nama besar: Mbappe, Dembele, Olise. Mereka diyakini akan menyulut laga dengan kecepatan dan kilatan bakat. Namun, di atas lapangan, yang terjadi justru sebaliknya. Spanyol yang asuhan Luis de la Fuente tampil seperti tembok tak tertembus. Di jantung pertahanan itu, Rodri menjelma menjadi jenderal lapangan tengah yang tidak hanya membaca permainan, tapi juga menghancurkan ritme lawan sebelum sempat terbangun.

“Langkah demi langkah, satu langkah lebih maju,” ujar Rodri usai laga yang berakhir 2-0 untuk kemenangan Spanyol. Ini adalah final pertama mereka sejak 2010, sebuah pencapaian yang terasa emosional bagi skuad La Roja.

Namun, di balik ketenangan itu, tersimpan perjuangan panjang yang tak terlihat. Cedera ACL yang dia alami saat bentrok dengan Thomas Partey di laga Manchester City melawan Arsenal pada 2024 lalu sempat jadi mimpi buruk. Banyak yang meragukan apakah Rodri bisa kembali ke level terbaiknya. Tetapi di turnamen ini, setiap laga ia tunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pulih, dia justru menjelma lebih baik.

Statistik berbicara. Rodri mencatatkan jarak tempuh lebih dari 12,5 kilometer, lebih banyak dari pemain mana pun di lapangan. Dia membentuk segitiga pertahanan yang kokoh bersama Aymeric Laporte dan Pau Cubarsi. Tiga kali dia merebut bola dari kaki Dembele. Berulang kali dia membawa Mbappe masuk ke lorong buntu. Kiper Spanyol, Unai Simon, nyaris tak perlu membuat penyelamatan berarti. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
  • Perkuat Kesiapan Awak Kapal, Kemenhub Gelar Workshop Safety Training untuk Hadapi Situasi Darurat
    Langkah sinergis Ditjen Hubla dan manajemen PT PELNI ...
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
BMKG Deteksi 2.056 Titik Pa...
Advertisement
Jadwal Asian Games: Kontingen Merah Putih Bakal Tanding di 15 Cabor

Jadwal Asian Games: Kontingen Merah Putih Bakal Tanding di 15 Cabor

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.