Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sampah Kini Bernilai Ekonomi, DLH Bangka Layani Pembelian Berbagai Jenis Sampah.

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 20:07 WIB | Oleh:
Sampah Kini Bernilai Ekonomi, DLH Bangka Layani Pembelian Berbagai Jenis Sampah. Doc: Antara Foto
Ket. Petugas DLH tengah memilah sampah hasil dari pembelian masyarakat, di Sungailiat, Minggu (28/6)

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) membuka layanan pembelian sampah dengan harga yang telah disesuaikan dengan jenis masing-masing sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Boy Yandra di Sungailiat, Minggu, mengatakan pembelian sampah dengan harga yang disesuaikan guna menekan volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) serta memanfaatkannya sebagai nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

"Kami membeli sampah dengan klasifikasi jenis plastik, kaleng kertas dan jenis sampah lain yang memiliki nilai jual," kata Boy Yandra.

Untuk sampah jenis plastik, kata dia, DLH membeli terendah sebesar Rp500 per kilogram dan harga tertinggi Rp4.000 per kilogram, seperti jenis plastik tutup galon, sementara sampah kaleng dibeli dengan harga terendah Rp1.500 per kilogram dan harga tertinggi jenis sampah kaleng berbahan aluminium dibeli Rp12.000 per kilogram.

Sedangkan sampah berbahan kertas dibeli dengan harga terendah Rp300 per kilogram dan jenis sampah kertas HVS putih dibeli dengan harga Rp1.400 per kilogram.

"Masyarakat dapat langsung membawa dan menjual sampah ke kantor DLH Bangka atau pada saat kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Hutan Kota Sungailiat setiap hari Sabtu, atau bisa langsung menjual ke Bank Sampah yang dikelola masyarakat," jelas dia.

Boy Yandra mengatakan untuk menghimpun sampah sebanyak mungkin pihaknya menggandeng Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang dipimpin istri Bupati Bangka H Dini Harlina Insani.

"Penangan sampah menjadi perhatian serius guna menciptakan lingkungan kota yang bersih, nyaman dan sehat," katanya.

Dalam penanganan sampah dilakukan dengan pendekatan mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang. Basis ini menjadi pedoman dasar pengelolaan dan pengurangan sampah secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.