Wagub Rano Soroti Pentingnya Integritas di Seminar Internasional Anti-Fraud Kalbis University
📅 Senin, 17 Nov 2025, 15:30 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membuka Seminar Internasional Fraud Awareness Week 2025 di Universitas Kalbis, Kayu Putih, Jakarta Timur, pada Senin (17/11). Ia menegaskan bahwa integritas merupakan tiang utama dalam membangun negara modern yang berdaya saing dan dipercaya publik.
Dalam sambutannya, Rano menyebut bahwa kepercayaan adalah fondasi paling krusial yang sering kali terlupakan dalam kehidupan perkotaan. Ia menegaskan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan keberanian menolak kecurangan adalah penjaga utama kepercayaan publik yang tidak boleh diabaikan.
"Di tengah hiruk pikuk kota besar, lewat seminar ini kita diajak merenungkan sesuatu yang sederhana, namun kerap diabaikan, bahwa kepercayaan adalah fondasi negara modern," ujarnya.
"Kepercayaan publik membutuhkan para penjaga, yaitu transparansi, akuntabilitas, dan keberanian untuk menolak kecurangan."
Rano menjelaskan bahwa tema seminar bertajuk Strengthening Transparency and Accountability through Anti-Fraud Education menjadi pengingat keras bahwa integritas tidak boleh dianggap sebagai konsep yang statis. Ia menilai integritas harus dirawat setiap hari agar masyarakat tumbuh kuat dan berkembang di atas pondasi kejujuran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, ruang belajar yang dibangun oleh Universitas Kalbis adalah bentuk nyata komitmen akademik terhadap isu kejujuran dan tata kelola yang baik. Rano menyebut fraud bukan sekadar persoalan keuangan, karena dampaknya dapat meluas hingga mengganggu stabilitas negara jika terjadi secara sistemik.
"Saya menghargai Universitas Kalbis yang terus memelihara ruang belajar seperti ini. Pemahaman tentang fraud bukan sekadar soal keuangan," katanya.
"Bila kita melihat fraud dalam arti luas, dampaknya bisa sangat mengerikan."
Sebaiknya Anda baca juga:
Wagub Rano kemudian menyoroti salah satu contoh nyata bagaimana praktik fraud dapat berdampak besar pada suatu negara. Ia menyinggung situasi di Amerika Serikat terkait shutdown anggaran yang menyebabkan ribuan pekerja tidak menerima gaji, hingga berimbas pada sektor penerbangan dan pelayanan publik yang menjadi terganggu.
Ia menekankan pentingnya membangun pemahaman mengenai integritas sejak dini agar nilai kejujuran tertanam dalam setiap individu. Menurutnya, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga tingkat sekolah menengah harus menjadi ruang pembentukan karakter yang kuat tentang makna kejujuran.
Karena itu, ia menyatakan perlunya ruang pembelajaran yang menyentuh aspek kepercayaan dan integritas sebagai bagian dari pendidikan karakter. Ia menyebut bahwa sekolah dan keluarga memiliki peran besar dalam membentuk anak menjadi pribadi yang memahami konsekuensi luas dari tindakan kecurangan.
"Kampus juga menjadi tempat memelihara harapan, tempat generasi muda tumbuh dengan pandangan jernih dan tekad menjaga nilai kejujuran dalam profesi apa pun yang kelak mereka jalani," ujarnya.
Dalam paparannya, Rano menegaskan bahwa pada akhirnya integritas kembali pada manusianya, bukan hanya pada aturan yang mengikat. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan akademik yang membentuk karakter mahasiswa agar tetap jujur meski tanpa pengawasan.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi Kalbis University dengan ACFE Indonesia Chapter, Kedutaan Besar Filipina, dan Dewan Pemuda Malaysia sebagai langkah strategis memperkuat komitmen regional ASEAN terhadap isu antikecurangan. Menurutnya, kerja sama lintas negara dan institusi merupakan modal penting untuk menghadapi tantangan korupsi dan kecurangan di era modern.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!