Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menbud Ungkap Indonesia Berpotensi Masuk Industri Kekayaan Intelektual Modern

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 18:30 WIB | Oleh:
Menbud Ungkap Indonesia Berpotensi Masuk Industri Kekayaan Intelektual Modern Doc: Kemenbud
Ket. Menteri Kebudayaan Fadli Zon

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan Indonesia berpotensi besar masuk ke dalam industri Kekayaan Intelektual (Intellectual Property/IP) modern. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya situs budaya seperti Borobudur dan Prambanan, serta ekspresi budaya dari Aceh hingga Papua.

Hal itu disampaikannya pada saat menghadiri kegiatan Wisuda Universitas Nasional Tahun Akademik 2024/2025 Periode II, di JICC Senayan, Jakarta, Sabtu (15/11).

Sebagai tamu undangan, dirinya juga memberikan pembekalan inspiratif kepada para wisudawan untuk menjaga indentitas nasional ditengah tantangan global.

"Indonesia memiliki potensi yang besar untuk masuk ke industri IP global. Borobudur, Prambanan, kemudian situs-situs dari Aceh sampai Papua, luar biasa IP kita," ujar dia kepada wartawan usai menyampaikan orasi ilmiah.

Dalam mengembangkan upaya kreatif, Menbud mengajak generasi muda menjadikan budaya sebagai sumber kekuatan dan kreativitas. Di antaranya dengan merawat nilai karakter bangsa seperti musyawarah, gotong-royong, dan welas asih.

Lebih lanjut, Menbud Fadli menekankan pentingnya memegang teguh identitas budaya Indonesia. "Identitas budaya kita, jati diri yang membentuk siapa kita, yang membedakan kita sekaligus menguatkan," ujar dia.

Ia juga menegaskan bahwa budaya Indonesia harus menjadi fondasi utama bagi para lulusan ketika melangkah ke dunia profesional. Tujuannya agar tetap teguh, berdaya saing, dan membawa karakter bangsa dalam setiap kontribusi yang nasional maupun global.

Menurut Fadli, Indonesia memiliki modal besar berupa kekayaan budaya yang luar biasa. 'Mega Diversity', kata dia, bahwa Indonesia memiliki 1.340 kelompok etnis, 718 bahasa yang merupakan 10 persen kekuatan bahasa dunia.

Adapun ribuan warisan budaya takbenda dan objek pemajuan kebudayaan. Menurutnya, budaya bukan hanya seni, melainkan juga bahasa, sastra, permainan tradisional, hingga olahraga tradisional.

"Adapun pangan lokal, ritus, manuskrip, dan ekspresi keberagaman lainnya. Kekayaan ini, menurutnya, adalah modal peradaban yang tidak dimiliki banyak negara," ucap Menbud Fadli.

Sebelumnya, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) memberikan atensi terhadap IP Indonesia yang menunjukkan pertumbuhan yang positif. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menginginkan IP terus dikembangkan dan dikenal baik oleh masyarakat Indonesia dan global.

"Saya senang sekali hari ini bisa bertemu dan berkenalan dengan IP-IP baru. Buat saya IP Indonesia sudah bagus-bagus, hebat dan beberapa sudah mendunia," ujar dia.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya serius untuk membawa kekayaan-kekayaan intelektual yang dimiliki Indonesia ke dalam kancah global. Ia optimistis IP Indonesia dapat maju dan dikenal dunia dalam mendukung ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru yang berkelanjutan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.