KemenPPPA Tekankan Pentingnya Penanaman Karakter Anak Sejak Usia Dini
📅 Minggu, 16 Nov 2025, 22:30 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kementerian PPPA
JAKARTA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menekankan pentingnya penanaman karakter sejak dini untuk membentuk generasi yang berdaya, berempati, dan bertanggung jawab. Menteri PPPA Arifah Fauzi menyampaikan bahwa terdapat tiga nilai dasar yang harus ditanamkan kepada setiap anak.
“Pertama, mencintai diri sendiri, karena setiap anak adalah pribadi yang berharga dan diciptakan dengan tujuan yang indah. Kedua, mencintai sesama, sebab dunia akan menjadi lebih damai ketika anak-anak tumbuh dengan nilai saling menghargai dan membantu satu sama lain,” kata Arifah Fauzi dalam keterangannya, Minggu (16/11).
Arifah menyampaikan menyatakan bahwa mencintai alam semesta menjadi nilai penting yang harus ditanamkan kepada anak-anak. Pasalnya, bumi merupakan rumah bersama yang perlu dijaga dan dilestarikan bagi generasi mendatang.
“Keluarga, sekolah dan lingkungan memiliki peran penting dalam memastikan nilai-nilai tersebut dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan anak. Pemerintah, terus memperkuat berbagai program edukasi dan kampanye yang mendorong pembentukan karakter positif sejak usia dini,” ucap Arifah.
Lebih lanjut, Arifah menilai bahwa anak-anak Indonesia merupakan generasi penerus bangsa Indonesia yang harus tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih. Menurut Menteri PPPA, kolaborasi lintas lembaga merupakan wujud nyata penguatan upaya perlindungan anak di Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Mari bergandengan tangan dan saling menyayangi. Kita harus bersama-sama menjaga persaudaraan, bersama, kita ciptakan dunia yang damai untuk anak-anak Indonesia” kata Menteri PPPA.
Disisi lain, Ketua Yayasan Humanity Women Children Indonesia (HWCI) Kalimantan Barat, Eka Nurhayati, mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam membangun komunikasi yang hangat dan terbuka dengan anak. Hal ini dinilai menjadi kunci utama dalam membentuk karakter serta mencegah anak mencari kenyamanan di luar rumah.
“Kalau anak mencari tempat yang nyaman di luar, berarti ada yang membuat dia tidak nyaman di rumah. Orang tua seharusnya menjadi sahabat terbaik bagi anak,” kata Eka. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!