Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Maskapai Asia-Pasifik Hentikan Penerbangan ke Timur Tengah

📅 Senin, 02 Mar 2026, 02:10 WIB | Oleh:
Maskapai Asia-Pasifik Hentikan Penerbangan ke Timur Tengah Doc: AFP/Richard A Brooks
Ket. Sejumlah pesawat milik maskapai Cathay Pacific terparkir di Hong Kong International Airport pada awal Oktober lalu. Karena adanya gangguan penerbangan akibat serangan AS-Israel ke Iran, sejumlah maskapai dari Asia-Pasifik menyatakan menghentikan rute penerbangan mereka ke kawasan Timur Tengah.

PARIS – Gangguan terbesar terhadap transportasi udara global sejak pandemi Covid-19 berlanjut pada Minggu (1/3), dengan ribuan penerbangan terpengaruh dan pusat-pusat penerbangan sibuk di Timur Tengah termasuk Dubai dan Doha ditutup karena serangan AS-Israel ke Iran.

Sejak terjadinya serangan pada Sabtu (28/2), Iran, Irak, Israel, Suriah, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab semuanya mengumumkan penutupan sebagian wilayah udara mereka yang menyebabkan lalu lintas udara sipil di atas Timur Tengah terhenti secara tiba-tiba.

“Iran dengan cepat menutup wilayah udaranya saat serangan dimulai sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran, seperti dikutip oleh kantor berita Tasnim.

Maskapai penerbangan ternama yang membatalkan layanannya antara lain Emirates, Etihad, Air France, British Airways, Turkish Airlines, dan Lufthansa.

Sementara dari kawasan Asia-Pasifik, dua maskapai penerbangan swasta terbesar di India, IndiGo dan Air India, menangguhkan penerbangan ke semua destinasi di Timur Tengah.

Pakistan International Airlines, maskapai penerbangan nasional negara yang berbatasan dengan Iran, mengatakan telah menangguhkan penerbangan ke Uni Emirat Arab, Bahrain, Doha, dan Kuwait.

Maskapai penerbangan Cathay Pacific Hong Kong menangguhkan penerbangan ke Dubai dan Riyadh.

Garuda Indonesia juga untuk sementara menangguhkan penerbangan ke dan dari Doha sampai pemberitahuan lebih lanjut, kata perusahaan itu pada Minggu. Singapore Airlines dan Scoot Singapore membatalkan enam rute penerbangan di wilayah tersebut hingga akhir Minggu, menurut laporan media lokal. Demikian pula dengan penerbangan Philippine Airlines telah dibatalkan sejak Sabtu.

Situs pelacakan penerbangan FlightAware mengatakan bahwa lebih dari 6.700 penerbangan mengalami penundaan dan 1.900 pembatalan secara global hingga pukul 10.00 GMT hari Minggu, di samping ribuan penerbangan yang dibatalkan sehari sebelumnya. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.