Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Krisis Populasi, Tiongkok Gencarkan Terobosan untuk Tingkatkan Angka Kelahiran

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 22:18 WIB | Oleh:
Hadapi Krisis Populasi, Tiongkok Gencarkan Terobosan untuk Tingkatkan Angka Kelahiran Doc: Reuters

TIANJIN - Sebuah studi baru yang dipimpin oleh tim peneliti Tiongkok telah mengidentifikasi mekanisme kunci di balik penurunan kesuburan yang berkaitan dengan usia serta mendemonstrasikan pengobatan yang potensial.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Reports Medicine tersebut dilakukan oleh tim kolaboratif yang dipimpin Universitas Nankai.

"Kami menemukan bahwa disfungsi ribosom merupakan salah satu penyebab buruknya kualitas sel telur yang sebelumnya terabaikan. Ini bukan hanya masalah oosit itu sendiri; sel-sel kumulus di sekitarnya juga mengalami perubahan serupa, dan mereka bersama-sama memengaruhi kemampuan perkembangan sel telur dan embrio," kata penulis pertama makalah tersebut Li Jie.

Menurut makalah itu, translasi abnormal gen ribosom terjadi pada oosit dan sel kumulus pada wanita saat pertengahan usia 30-an tahun. Pada oosit, aktivitas ribosom yang berlebihan ini mengganggu sintesis protein normal, yang menyebabkan kesalahan dalam pemisahan kromosom dan menghambat perkembangan embrio.

Pada sel kumulus, hal ini mengganggu fungsi lisosom dan mengganggu keseimbangan protein, sehingga merusak lingkungan yang penting untuk pematangan sel telur.

Tim peneliti melakukan pengujian terhadap rapamycin, obat yang diketahui menghambat translasi ribosom. Eksperimen menunjukkan bahwa rapamycin efektif mengurangi aktivitas ribosom dan memulihkan keseimbangan protein, sehingga meningkatkan kualitas sel telur dan lingkungan ovarium.

Dalam sebuah studi uji klinis, sejumlah wanita yang sebelumnya mengalami kegagalan perkembangan embrio dalam reproduksi berbantuan (assisted reproduction) menjalani pengobatan rapamycin jangka pendek. Intervensi ini membantu mereka menghasilkan blastokista berkualitas tinggi, yang menghasilkan kehamilan yang sukses dan kelahiran hidup (live birth).

"Hasil awalnya menggembirakan, membuka jalan baru untuk memahami dan menangani infertilitas yang berkaitan dengan usia," ujar Wu Xueqing dari Rumah Sakit Anak Shanxi.

Namun menurut dia, uji klinis multipusat yang lebih besar diperlukan untuk memverifikasi lebih lanjut kemanjurannya dan mengoptimalkan protokol pengobatan. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Menara Kembar Petronas Dise...
Megapolitan
Kasus Kekerasan Seksual di ...

Harga Garam Anjlok saat Kemarau

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Harga Garam Anjlok saat Kem...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.