Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Merck Kerja Sama dengan Penyedia Asuransi untuk Perawatan Kesuburan yang Terjangkau

25 Senin, 04 Agu 2025, 19:45 WIB | Oleh:
Merck Kerja Sama dengan Penyedia Asuransi untuk Perawatan Kesuburan yang Terjangkau Merck Kerja Sama dengan Penyedia Asuransi untuk Perawatan Kesuburan yang Terjangkau Doc: Merck
Ket. Evie Yulin, President Director of PT Merck Tbk saat memberikan speech dalam acara 7th Indonesia Learning Initiative for Fertility Experts (LIFE).

JAKARTA - Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Indonesia, sekitar 10-15 % pasangan di Indonesia mengalami masalah infertilitas. Hal ini diperkuat data World Population Prospects, pada 1990 Total Fertility Rate (TFR) Indonesia masih di level 3,10.

Kemudian pada tahun-tahun berikutnya TFR bergerak turun hingga mencapai 2,15 pada tahun lalu. Secara kumulatif, angka kelahiran Indonesia sudah berkurang 30,64 % selama periode 1990-2022 atau angkanya menurun 30 % dalam tiga dekade

Menurut, President Director of PT Merck Tbk Merck Evie Yulin perawatan kesuburan (fertilitas) di Indonesia merupakan solusi efektif dalam menjaga tingkat rasio populasi yang sehat. Hal ini penting untuk dapat mendorong perekonomian menjadi lebih baik.

Sebagai pionir dan pemimpin di bidang fertilitas, pendekatan Merck tidak hanya ilmiah dan berbasis Assisted Reproductive Technology (ART), tetapi juga dilandasi kepedulian dan empati terhadap pasien. Pihaknya sangat bangga menjadi pemimpin dalam perawatan fertilitas selama beberapa dekade, dengan lebih dari 100 tahun pengalaman dalam penelitian dan perawatan pasien.

“Kami tetap teguh terhadap komitmen untuk mendukung para ahli IVF guna menghadirkan akses perawatan dengan berfokus pada kepuasan dan hasil yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar dia dalam acara memperingati World IVF Day (Hari Bayi Tabung Sedunia) di Jakarta pada hari Jumat (25/8).

“Tahun ini jadi momen berarti bagi kami, karena lebih dari 6 juta bayi telah lahir di seluruh dunia lewat teknologi ART yang didukung Merck. Semua pencapaian mendorong kami untuk terus belajar dan bekerja sama sebagai One Team, One Mission: #AsOneForPatients," tambahnya.

Ia menegaskan, fertilitas seharusnya menjadi hak semua orang. Untuk itu, Merck secara aktif mendorong akses pasien terhadap perawatan kesuburan melalui inisiatif inklusi asuransi, termasuk bermitra dengan pemangku kepentingan nasional dan penyedia asuransi swasta.

“Melalui kerja sama dengan berbagai pihak diharapkan dapat membantu menjembatani tantangan biaya, agar lebih banyak pasangan yang dapat mewujudkan impian memiliki anak tanpa terbebani secara finansial. Upaya ini juga menjadi bagian penting dalam memperluas akses program fertilitas yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia,” ucapnya.

Teknologi Berkembang

Ketua Umum PP Perkumpulan Obstetri Dan Ginekologi Indonesia (POGI) Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG, Subsp. FER, MPH, FRANZCOG (Hons), FICRM., mengatakan seiring dengan perkembangan zaman, teknologi dan keahlian dalam program bayi tabung di Indonesia telah mencapai standar yang setara dengan negara-negara terkemuka lainnya.

Para dokter dan klinik di Indonesia sudah membuktikan kredibilitas tinggi mereka dalam menyediakan layanan ART yang berkualitas dan sesuai dengan standar global. Kini, tantangan yang harus kita hadapi adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan ini, agar semakin banyak pasangan yang merasakan manfaat dan kesempatan untuk mewujudkan impian memiliki buah hati.

“Mari bersama-sama mendorong lebih banyak orang untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang inovatif dan berkualitas ini," ujar dia.

 Ketua PERFITRI (Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia), Prof. Dr. dr. Hendy Hendarto, SpOG, Subsp- FER mengatakan, sudut pandang layanan fertilitas kini harus bergeser ke arah yang lebih patient centric atau sesuai kebutuhan dan kondisi mereka secara individu.

“Bukan hanya soal hasil klinis, tapi bagaimana dokter membangun komunikasi yang empatik dan transparan dengan pasien. Hal ini karena keberhasilan dalam IVF tidak semata ditentukan oleh teknologi, tapi oleh rasa percaya, kenyamanan, dan dukungan emosional selama prosesnya,” ujar dia.

Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap IVF diperlukan kolaborasi yang lebih erat dari berbagai pemangku kepentingan. Karena itu, Merck memfasilitasi dialog antara pemangku kepentingan melalui penyelenggaraan 7th Indonesia Learning Initiative for Fertility Experts (LIFE) baru-baru ini.

Mengangkat tema “Advancing the Journey in ART,” 340 ahli fertilitas di Indonesia dipertemukan dengan perwakilan dari perawat, konselor, manajer klinik, hingga komunitas pasien guna mendefinisikan kembali apa arti kesuksesan dalam teknologi reproduksi berbantuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Kerawangan Papua Tengah Cuk...
Ekonomi
Di WCCE 2026, Kementerian E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.