Gubernur Pramono Gandeng Wamenkes Benjamin Gencarkan Kampung Siaga TBC
📅 Kamis, 13 Nov 2025, 16:30 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohMenurut Benjamin, pemberantasan TBC tidak hanya soal pengobatan medis, tetapi juga berkaitan dengan faktor sosial seperti gizi dan daya tahan tubuh. Karena itu, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar penanganan TBC bisa dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
"Kita tadi dengan Dinkes DKI sudah atur bagaimana obat harus ada, diagnosa harus ada, alat-alat dilengkapi, tapi itu nggak cukup. Karena, orang sakit TBC kan karena faktor gizi dan daya tahan tubuh yang turun," jelasnya.
Berdasarkan data per 10 November 2025, sebanyak 323.796 warga Jakarta telah menjalani pemeriksaan TBC, dan ditemukan 49.152 kasus positif. Dari jumlah tersebut, sekitar 2 persen merupakan kasus TBC resistan obat, sementara sisanya adalah kasus sensitif obat.
Pemprov DKI mencatat bahwa 90 persen pasien telah menjalani pengobatan, dengan tingkat keberhasilan mencapai 76 persen untuk TBC sensitif obat dan 63 persen untuk kasus resistan obat. Meski demikian, masih ada 11 hingga 13 persen pasien yang belum menuntaskan pengobatannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi Pemprov DKI dan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat pendampingan pasien. Gubernur Pramono menegaskan, pihaknya akan terus memastikan agar masyarakat tidak putus berobat hingga benar-benar sembuh.
Dengan dukungan Wamenkes dan kerja sama lintas sektor, Jakarta menargetkan menjadi kota bebas TBC pada 2030. Upaya ini diharapkan menjadi model nasional dalam pemberantasan TBC yang melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif di seluruh level pemerintahan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!