Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ambang Perang Baru, Pakistan Mobilisasi Militer Besar-besaran ke Perbatasan India

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 05:38 WIB | Oleh:

Mobilisasi pre-emptive Pakistan mencerminkan pergeseran paradigma dalam doktrin keamanan Asia Selatan.

Ini menunjukkan upaya untuk menegaskan kemampuan pencegahan dan pada saat yang sama mengirimkan pesan kepada dunia bahwa Islamabad siap menghadapi kemungkinan apa pun.

Namun, dalam realitas strategis yang ternoda oleh kekuatan nuklir dan kesalahan manusia, setiap langkahnya membawa risiko yang tak terduga.

Kedua negara sekarang berdiri di ambang ketidakpastian strategis, di mana keseimbangan kekuasaan dapat berubah dengan keputusan kecil atau insiden di perbatasan.

Masa depan stabilitas Asia Selatan tergantung pada kemampuan India dan Pakistan untuk menahan diri, memprioritaskan diplomasi dan menolak godaan politik yang memanipulasi ketegangan untuk kepentingan internal.

Jika negosiasi dan mekanisme manajemen krisis tidak segera dihidupkan kembali, Asia Selatan memiliki potensi untuk melihat putaran konflik lain yang dapat mempengaruhi tidak hanya keamanan regional tetapi juga stabilitas global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.