Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ambang Perang Baru, Pakistan Mobilisasi Militer Besar-besaran ke Perbatasan India

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 05:38 WIB | Oleh:

Pakistan, di sisi lain, menuduh India menyabotase di provinsi Balochistan dan memanipulasi jaringan pemberontak dari Afghanistan untuk mengacaukan baratnya.

Serangan udara Balakot pada 2019 menjadi titik balik ketika India mulai mengadopsi kebijakan serangan lintas batas awal, menghilangkan ambang penahanan yang lama.

Pembalasan Pakistan dengan menembak jatuh pesawat MiG-21 India menunjukkan kesediaan Islamabad untuk menanggapi dengan langkah-langkah militer yang terkendali namun menentukan.

“Four Days In May” 2025, yang meletus setelah serangan teroris yang menewaskan 25 wisatawan India di Pahalgam, membuktikan betapa rapuhnya mekanisme manajemen krisis antara kedua negara.

Serangan rudal India pada 7 Mei memicu pertempuran udara dan artileri yang intens, menyebabkan korban di kedua belah pihak dan menunjukkan kurangnya kendali atas perintah di bawah situasi ancaman nuklir.

Krisis pendek menjadi katalis untuk fase baru dalam evaluasi ulang doktrin militer.

India mempercepat integrasi sistem drone, kemampuan serangan yang tepat dan jaringan ISR real-time melalui rudal BrahMos dan Nirbhay.

Pakistan, di sisi lain, memperkuat konsep pencegahan spektrum penuh dengan memperkenalkan senjata nuklir taktis seperti NASR (Hatf-IX) untuk menangkis strategi Cold Start India, yang menekankan serangan mekanis yang cepat.

Dengan memperkenalkan sistem nuklir dengan kekuatan rendah, Pakistan telah mengaburkan batas-batas antara perang konvensional dan nuklir, membuat perhitungan eskalasi India lebih rumit.

Pelatihan kursi udara di dekat perbatasan maritim Sir Creek baru-baru ini menambah kecurigaan karena kedua belah pihak menguji kemampuan pendaratan amfibi dan operasi anti-akses menggunakan rudal nyata.

Siklus tindakan dan reaksi yang sedang berlangsung ini telah menjebak Asia Selatan dalam paradoks keselamatan di mana pencegahan menjamin kelangsungan hidup, tetapi pada saat yang sama mempertahankan ketidakstabilan kronis.

Tata Letak Operasional: Kesiapsiagaan dan Tujuan Strategis Pakistan

Gambar satelit tertanggal 11 November menunjukkan konvoi panjang kendaraan lapis baja, artileri dan logistik bergerak ke arah timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...
Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.