Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkes Sebut Intervensi Ibu Hamil Jadi Kunci Turunkan Stunting

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 19:30 WIB | Oleh:
Menkes Sebut Intervensi Ibu Hamil Jadi Kunci Turunkan Stunting Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan, penurunan angka stunting di Indonesia kini menunjukkan hasil yang positif. Untuk pertama kalinya, angka stunting nasional berhasil berada di bawah 20 persen.

“Jadi tahun ini kita ditargetkan di bawah 20 persen dan alhamdulillah kita berhasil. Untuk pertama kali Indonesia bisa di bawah 20 persen, dan diharapkan bisa di tahun 2029 ke 14 persen,” kata Budi Gunadi Sadikin kepada wartawan di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (12/11).

Menurut Menkes, faktor terbesar penyebab stunting terjadi sejak bayi lahir. Menkes Budi menilai banyak bayi yang lahir dengan berat badan rendah akibat kondisi gizi ibu yang kurang selama kehamilan.

Stunting itu, teman-teman, yang mesti dilakukan balik lagi, paling besar terjadi pada saat bayinya sudah lahir. Baru lahir itu sudah posisinya sudah banyak sekali yang berat badannya kurang,” ucap Menkes.

Karena itu, Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk memfokuskan intervensi pada peningkatan kesehatan ibu hamil. Langkah ini dilakukan dengan memastikan ibu tidak mengalami kekurangan gizi, mikronutrien, anemia, maupun hipertensi selama kehamilan.

“Nah, itu intervensinya kita difokuskan ke ibu hamil. Ya, ibu-ibu yang hamil ini kalau bisa jangan sampai kekurangan gizi, jangan sampai kekurangan mikronutrien, jangan sampai anemia, jangan sampai darah tinggi,” kata Menkes. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.